Ketik disini

Tanjung

Polres Lobar Akan Panggil Ahli Bahasa

Bagikan

TANJUNG – Kasus dugaan penghinaan DPRD Lombok Utara yang dilakukan RAB (inisial) di Facebook masih berproses di kepolisian.

Dalam waktu dekat Polres Lobar akan meminta keterangan dari ahli bahasa dan pidana untuk memudahkan proses penyelidikan.

a�?Kita masih dalam tahap pemeriksaan, pekan depan kami akan panggil saksi ahli pidana dan bahasa,a�? ujar Kasatreskrim Polres Lobar AKP Joko Tamtomo.

Dijelaskan, pemanggilan tersebut untuk mengetahui apakah penghinaan yang dilontarkan RAB via tulisan di Facebook masuk dalam kategori pidana.

a�?Saksi ahli bahasa ini kita datangkan karena kita harus tahu, apakah itu termasuk penghinaan atau bukan,a�? paparnya.Sebelumnya, Polres Lobar juga telah memanggil beberapa pihak.

Mulai dari pelapor yakni pimpinan DPRD Lombok Utara dan terlapor RAB untuk dimintai keterangan. a�?Kalau kita sudah panggil beberapa orang berarti kasus ini masih tetap berjalan,a�? tandasnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan penghinaan ini dimulai dari komentar RAB di Facebook yang mengatakan DPRD melakukan korupsi yang teroganisir, masif dan terstruktur.

Ini dilontarkan RAB karena DPRD Lombok Utara melakukan kunker sebanyak dua sampai tiga kali selama sebulan, namun hasilnya nol.

Kasus ini pernah coba dimediasi Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar dengan mempertemukan RAB bersama pimpinan DPRD yakni Djekat dan Sudirsah Sujanto.

Namun saat itu tidak ada kesepakatan pencabutan laporan ke kepolisian. Karena menurut pimpinan dewan, kasus ini merupakan laporan kolektif seluruh anggota DPRD.

Beberapa LSM yang ada di Lombok Utara pun sempat melakukan aksi unjuk rasa dan meminta DPRD mencabut laporan tersebut. (puj/r7)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys