Ketik disini

Metropolis

Banyak Plat Luar, Puluhan Miliar Melayang

Bagikan

MATARAMA�– Berkurangnya jatah belanja akibat penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) membuat Pemprov NTB harus bekerja keras. Semua sumber pendapatan asli daerah akan digenjot habis-habisan agar bisa memenuhi kebutuhan belanja daerah. a�?Kita ingin agar Dispenda ini mencapai target,a�? tegas Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) NTB H. Iswandi.

Ia menyebutkan, target pendapatan asli daerah (PAD) yang dikelola Dispenda sendiri tahun 2016 sebesar Rp 1 trilun lebih. Terdiri dari beberapa item pendapatan seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)A� Rp 248 miliar lebih, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp 318,5 miliar lebih, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB)A� Rp 192 miliar lebih, Pajak Air Permukaan Rp 300 juta lebih, Pajak Rokok Rp 277,6 miliar lebih, dan tambahan retribusi yang dikelola SKPD teknis lain sebesar Rp 29,8 miliar lebih.

Iswandi tidak menyebutkan total realisasi pendapatan hingga saat ini. Tetapi ia menyadari untuk mencapai target Rp 1 triliun bukan perkara gampang. Tapi segala upaya harus dilakukan sehingga bisa mencapai target sampai akhir tahun ini. a�?Kita ingin ada peningkatan dan perluasan jam pelayanan pajak,a�? ujarnya.

Khusus untuk realisasi PKB hingga per 14 September lalu sudah mencapai Rp 180 miliar lebih atau 78,04 persen dari target Rp 231 miliar. Sementara untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai Rp 217 miliar lebih atau 69,18 persen dari target Rp 315 miliar.

Ia mengungkapkan, puluhan miliar potensi pajak kendaraan bermotor melayang. Ini karena banyak kendaraan dari luar daerah yang belum mengganti plat nomor kendaraannya. Mereka beroperasi di NTB, tetapi membayar pajak di luar daerah. Ia mengimbau kepada seluruh pemilik kendaraan dengan nomor luar daerah untuk segera menggati platnya.

a�?Kita akan berusaha untuk menagih mereka,a�? katanya.

Untuk pajak air permukaan mulai saat ini, Dispenda akan melakukan intensifikasi untuk menyasar penggunaan air sungai,A� seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang memanfaatkan air sungai. Ada sembilan PLTMH atau objek pajak baru yang akan dipungut tahun ini.

Demikian juga dengan pajak rokok, Iswandi optimis bisa mencapai target Rp 277,6 miliar tahun ini dari pajak rokok. Dispenda juga akan terbantu jika retribusi daerah dari pelayanan di masing-masing dinas bisa mencapat target realisasi sebesar Rp 29,8 miliar. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys