Ketik disini

Sportivo

Desakan Kongres Kian Kencang

Bagikan

MATARAM – KisruhA� kepengurusan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTB kian melebar. Internal Asprov terus mendorong agar dilaksanakan kongres melalui komite eksekutif.

Desakan itu tidak terlepas dari banyaknya program organisasi sepakbola tertinggi di NTB ini yang tersendat. Misalkan, penyelenggaran Liga Nusantara (Liganus).

Tidak hanya itu, carut marutnya kepengurusan ini berbuntut pula program Asosiasi Kota (Askot) dan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI.

Ketua Panitia Kongres Sarfan Ahmad menjelaskan, pembentukkan komite eksekutif atas inisiatif dari beberapa pengurus PSSI NTB. Yakni, H Mohan Roliskana, H Rumaksi, H Suharto, Wahyudin,A� dan Farid Amir.

a�?Pembentukan komite ini memang usulan dari para pengurus,a�? akunya, kemarin (19/9).

Berdasarkan statuta PSSI, kata dia, komite eksekutif memiliki kedudukan tertinggi dalam organisasi tersebut. Komite ini lahir karena adanya persoalan yang belum bisa diselesaikan.

Menurut Safran, kepengurusan PSSI NTB saat ini kurang sehat. Kondisi itu terjadi sejak Ketua Umum PSSI NTB tersandung kasus.

a�?Semua program yang ada tersendat,a�? bebernya.

Buktinya, lanjut dia, pelaksanaan Liganus tak dapat diakomodir. Meskipun dari pusat terus mendesak agar Liganus segera digulirkan.

a�?Ini sudah tiga kali teknical meeting, tapi tak ada satu pun yang ikut,a�? ungkapnya.

Belum adanya peminat Liganus ini, duga Safran, menunjukkan kepercayaan terhadap pengurus PSSI rendah. Kondisi ini harus segera diperbaiki.

a�?Ini tidak bisa dibiarkan berlanjut. Harus segera kongres,a�? terangnya.

Sarfan mengaku, sudah mengirim surat kepada PSSI pusat. Rencananya, tim dari pusat akan turun untuk melihat kondisi PSSI NTB.

a�?Pekan ini mereka akan datang langsung kesini,a�? terangnya.

Jika hasil penilaian PSSI pusat harus kongres, sambung dia, maka perintah itu pastikan akan dilaksanakan. a�?Mau tidak mau dan tanpa alasan apapun kongres harus digelar,a�? tegasnya.

Ia mengatakan, jika kongres sudah dilaksanakan, maka kepengurusan Asprov PSSI NTB kemungkinan besar akan dirombak. Tapi, itu tergantung dari hasilA� permintaan forum komite eksekutif.

a�?Ya, mudahan sajalah bisa dicari yang terbaik,a�? ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Umum Asprov PSSI NTB Muhazam menegaskan, kongres tidak bisa serta merta dilaksanakan. Semua harus berlandaskan pada aturan.

a�?Tidak bisa ngumpul-ngumpul biasa, lalu kongres,a�? katanya, kemarin.

Ia menerangkan, kongres tetap dilaksanakan, namun harus menunggu verifikasi beberapa voter (pemilih). Karena, masih ada Askot dan Askab yang kepengurusannya sudah kedaluwarsa.

a�?Jangan sampai sudah kongres, terus yang memilih orang itu tidak masuk dalam verifikasi,a�? cetusnya.

Muhazam mengakui, kondisi PSSI saat ini kurang sehat. Banyak program yang tak jalan. Jika memang nantinya diadakan kongres, sambung dia, harus ada pemberitahuan pengurus dari pengurus Askot dan Askab. Karena, semua pihak yang masuk dalam kepengurusan memiliki wewenang.

a�?Plt Ketua PSSI dan komite eksekutif nantinya yang akan merancang kongres itu,a�? jelasnya.

Untuk membentuk komite panitia kongres, tambah dia, harus memiliki SK yang jelas dari PSSI pusat.

a�?Siapa tahu nanti panitianya itu tak memiliki SK,a�? sindirnya. (arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys