Ketik disini

Giri Menang

Kesadaran Pengusaha Masih Minim

Bagikan

GIRI MENANG – Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Lombok Barat (Lobar) mengingatkan pengusaha hotel, restoran, dan tempat hiburan agar tepat waktu membayar pajak. Sekretaris DPPKD Lobar Fauzan Husniadi mengatakan, banyak hotel, restoran, dan tempat hiburan di Lobar yang telat membayar pajak. Kesadaran pengusaha ini dalam membayar kewajibannya dinilai masih minim.

Dalam kesempatan itu, Fauzan juga menjelaskan ada opini yang perlu diluruskan menyusul kebijakan Tax Amnesty. Menurut dia, Tax Amnesty objeknya bukan pajak daerah. Meski begitu, pihaknya tetap berharap wajib pajak menyelesaikan kewajibannya tetap waktu.

“Memang ada sih yang terlambat membayar, tapi nilainya tidak begitu signifikan,” ujarnya kepada wartawan di Lobar,kemarin (19/9).

Dikatakan, tunggakan pajak terbesar yang masih berproses saat ini dari Hotel Sentosa Senggigi. Jumlahnya tidak main-main, mencapai angka lebih kurang Rp 7,4 miliar. Tunggakan itu merupakan pajak tiga tahun yakni 2014, 2015, dan 2016.

Sementara tunggakan pajak hotel, restoran, dan tempat hiburan lainnya berkisar antara Rp 10 sampai 15 juta. Meski tergolong kecil, menurut Fauzan tetap penting karena menjadi pemasukan daerah.

Terkait tunggakan Hotel Sentosa, pihaknya sudah sepakat untuk diselesaikan hingga batas waktu Februari 2017. Jika tidak, maka Pemkab Lobar akan menyita aset sekaligus membekukan izin operasionalnya.

“Tapi pihak Sentosa sudah menyatakan kesediaan untuk menyelesaikan tunggakannya dan sedang dalam proses,” ujar dia.

Untuk memudahkan wajib pajak menyelesaikan kewajibannya, pihaknya segera meluncurkan pajak online. Sistem ini mulai berlaku awal Oktober 2016 dengan menggandeng Bank Mandiri.

Sosialisasi pajak online itu segera dilakukan sehingga masyarakat lebih mudah menjalankan kewajibannya.

Dia optimistis penerimaan pajak akan meningkat pascapenerapan pajak online tersebut. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menyentuh lapisan bawah untuk menggugah kesadaran masyarakat membayar pajak. (tan/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys