Ketik disini

Praya

Narapidana Rutan Praya Bawa HP

Bagikan

PRAYA – Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Praya, Lombok Tengah (Loteng) menyita 24 unit telepon genggam dari para tahanan dan narapidana.

a�?Selain telepon genggam, kami temukan juga alat pengecas, cok rol dan kabel listrik. Bahkan ada gunting, paku, sendok dan garpu,a�? kata Kepala Rutan Praya Lalu Jumadi pada Lombok Post, kemarin (19/9).

Barang bukti itu ditemukan, kata Jumadi setelah para petugas melakukan razia rutin usai upacara bendera. Temuan itu juga, membuat pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap keluarga atau kerabat terdekat lainnya, yang menjenguk ke rutan. Khususnya lagi, para narapidana.

a�?Dari hasil penyelidikan dan introgasi, tidak ada satu pun dari mereka yang mengakui barang bukti yang kami sita itu,a�? kata pria asal Lombok Timur (Lotim) tersebut.

Kendati demikian, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan investigasi, guna mendalami siapa sebenarnya pemilik barang bukti yang yang dimaksud.

a�?Siapa pun pengunjung rutan yang kedapatan menyelundupkan barang bukti itu, maka kami siapkan sanksi. Salah satunya, pencabutan hak melakukan kunjungan,a�? ancam Jumadi.

Sanksi yang sama akan diterima para narapidana, lanjut Jumadi yaitu mencabut hak menerima pembinaan, cuti bersyarat, bebas bersyarat, asimilasi dan remisi.

a�?Ingat itu baik-baik. Temuan ini, menjadi pelajaran buat kami untuk memperketat pola penjagaan dan pengawasan,a�? tegasnya.Seluruh barang bukti itu tambah Jumadi dicatat dan didokumentasikan. Kemudian, dilakukan pemusnahan, dengan cara dibakar. Langkah itu disaksikan langsung para narapidana.

a�?Yang jelas, barang bukti ini datangnya bukan dari petugas. Tapi, pengunjung,a�? ujarnya.Untuk itulah, pihaknya meminta agar petugas yang berjaga di pintu masuk dan ruang penitipan barang, untuk memeriksa terlebih dahulu barang bawaan pengunjung. Selain itu, pihaknya akan memperbanyak CCTV di beberapa sudut, yang dianggap rawan.

a�?Sekali lagi, siapa pun yang membawa, kami siapkan sanksi tegas,a�? kata Jumadi.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka