Ketik disini

Metropolis

Oktober, Bulan Cemoh Leger!

Bagikan

MATARAMA�– Banyak pejabat Eselon II dan III, saat ini mungkin sudah mulai harap-harap cemas. Keinginan Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh segera melakukan rotasi, guna penyegaran mesin birokrasi. Itu juga harus dilakukan karena tuntutan Susunan Perangkat Daerah (SPD), Perda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah yang akan mulai berlaku per 1 Januari 2017.

Sekda Kota Mataram, Effendi Eko Saswito juga sudah membeberkan jika proses mengukur kemampuan dan kompetensi atau assesment, rencananya akan dilakukann Oktober mendatang. Kurang dari setengah bulan lagi.

a�?Iya proses assesment akan dilakukna pada eselon dua dan tiga pada bulan Oktober nanti. Terhadap jabatan yang lowong untuk eselon dua, akan dilakukan pansel untuk pengisiannya,a�? terang Eko.

Memang saat ini sebenarnya, struktur SPD Kota Mataram sudah pincang. Itu setelah jabatan Eko sebelumnya sebagai Asisten II Setda Kota Mataram, resmi kosong. Itu setelah naiknya posisi Eko menjadi Sekda Kota Mataram.

Tidak hanya asisten II, tetapi juga meninggalnya Kepala BPBD Kota Mataram H Supardi, juga membuat kursi jabatan eselon II bertambah lowong menjadi dua.

a�?Sudah saya laporkan, ke pak Wali, satu BPBD, satu Asisten II (Setda Kota Mataram). (saya sampaikan ke beliau) mohon petunjuk bapak. Sudah saya minta, tinggal sepenuhnya kewenangan putusan ada di beliau,a�? ungkap Eko.

Sementara kapan persisnya dilakukan mutasi dan promosi, sepenuhnya menjadi kewenangan Wali Kota yang menyampaikan. Namun saat dimintai pendapat soal waktu sebaiknya dilakukan mutasi, Eko berpandangan idealnya memang dilakukan sebelum pergantian tahun. a�?Awal Desember semua idealnya memang harus siap,a�? ujarnya.

Semakin dekatnya waktu pelaksanaan assesment dan mutasi, tentu mau tidak mau berdampak besar pada psikologi dan motivasi kerja para pejabat Pemkot Mataram. Hal ini diakui dan dirasakan Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana.

Karena itu, ia berharap pejabat lingkup Pemkot Mataram melihat persoalan ini secara objektif dan propoersional. a�?Kondisi ini memang tidak bisa kita hindari,a�? kata Mohan.

Lebih lanjut ia juga menyebut, dengan SPD yang baru, peleburan dan pemisahan sejumlah SKPD berdasarkan skor urusan, tentu akan berdampak pada, sejumlah kepala SKPD bisa jadi terlempar dan ada yang bertahan.

a�?Tapi kami pastikan, terhadap instansiA� yang di lebur dan dipisah nanti, penempatan orang-orangnya pasti berdasarkan kapasitas dan unsur kepangkatan secara normatif,a�? ulasnya.

Meski tidak bisa menghindari akan ada yang terlempar dari jabatan empuknya saat ini, ia berharap para pejabat bisa menyikapinya dengan arif. Tidak lantas menimbulkan kecemburuan yang berdampak pada kinerja mereka untuk ikut bergerak dalam roda birokrasi kota Mataram.

a�?Kita tidak mau, karena perampingan ini, lalu menimbulkan kecemburuan. Soal penempatan pejabat. Kami akan upayakan, orang yang menemati jabatan adalah orang yang layak pantas,a�? jaminnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys