Ketik disini

Metropolis

Yang Penting Tak Jadi Sarang Biawak

Bagikan

MATARAM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kota Mataram menegaskan siap mengelola Mataram Water Park (MWP). Jika nantinya aset tersebut diserahkan pada mereka, janji manis menghidupkan MWP bahkan mendatangkan sejumlah pemasukan siap direalisasikan.

“Sangat siap dan memang sewajarnya diserahkan pada kami,” ujar Kadis Budpar Kota Mataram HA Latif Nadjib, kemarin (19/9).

Disbudpar Mataram kerap meminta agar ada destinasi yang langsung mereka tangani. Sayangnya hingga kini tak ada satupun destinasi objek wisata yang diurus langsung dinas tersebut.

Khusus untuk MWP, permintaan pada sekda dan dewan, bahkan wali kota sudah dilakukan. Dia berharap tahun ini juga, MWP dan aset-aset potensial lainnya bisa langsung dibawahi SKPD tersebut. “Potensi MWP itu sangat besar,” katanya meyakini.

Latif lantas memberi perbandingan sejumlah sarana rekreasi kolam renang dan pemandian yang selalu ramai di daerah ini. Dengan tiket masuk hingga Rp 40 ribu perkepala, setiap akhir pekan sarana rekreasi tersebut tak pernah sepi. “MWP bisa juga untuk rekreasi keluarga dan permainan air,” katanya.

Wakil Ketua DPRD I Wayan Sugiartha mengatakan, yang terpenting saat ini adalah menghidupkan MWP. Membiarkan aset tersebut terus tak terurus dan terbengkalai menurutnya menjadi catatan buruk pemerintah saat ini yang harus segera diselesaikan. Citra daerah bahkan dipertaruhkan dalam kasus aset terbengkalai itu. “Kalau memang tak ada investor yang minat, tak mengapa berikan ke dinas,” ujarnya.

Perihal dinas mana yang paling cocok mengelolanya, Sugiartha menyerahkan sepenuhnya pada keputusan wali kota. Namun ia meminta iming-iming pemasukan untuk menambah PAD terlebih dulu dikesampingkan. Bisa menghidupkan MWP saja menurut politisi PDIP tersebut sudah sangat baik.

“Yang penting tak mangkrak dan jadi sarang biawak dan anjing seperti sekarang,” tukasnya. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka