Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Tingkat Kegagalan UMKM Masih Tinggi

Bagikan

MATARAMA�– Tingkat kegagalan UMKM dalam mengembangkan usaha masih cukup tinggi. Salah satu yang menjadi penyebabnya adalah proyeksi pengaturan keuangan yang belum akurat.

a�?UMKM di Indonesia menjadi tulang punggung perekonomian sekitar 57,9 juta atau hampir 92 persen, sayangnya banyak UMKM yang tidak berkembang baik,a�? kata CEO PT Stranergy Advis Selaras Daroe Handojo.

UMKM menyerap banyak tenaga kerja. Sehingga UMKM bisa menjadi penolong di masa krisis ekonomi.

a�?Memang kita akui UKM di Indonesia pertumbuhan masih cukup rendah dan tingkat kegagalannya masih tinggi,a�? tambahnya.

Pria yang juga konsultan manajemen ini menjelaskan beberapa hal yang menjadi sumber kegagalan adalah memulai bisnis dengan modal yang minim. Selain itu kurangnya antisipatif dalam proyeksi keuangan, tidak memahami cara mengatur keuangan perusahaan, sertaA� tidak cermat memperhitungkan biaya produksi.

Di samping itu juga kurang tajam dalam mengenal target market, beranggapan bahwa satu produk dapat terjual dengan sendirinya, mengabaikan aspek yang paling menguntungkan dalam bisnis.

a�?Kunci agar UKM bisa sukses dan terus berkembang yaitu dream atau passion, focus, target and goal, dream team, dan competitive advantage,a�? jelasnya.

UKM harus mulai bisa merubah mindset untuk mengembangkan bisnis. Beberapa di antaranya pengelolaan keuangan meliputi dua tugas utama yaitu mengalokasikan dana untuk membiayai usaha dan kegiatan mencari sumber-sumber modal usaha dengan menginvestasikan dana untuk pengadaan aset. Sumber dana usaha dapat diperoleh dari dua sumber yaitu sumber internal dari dalam perusahaan dan sunber eksternal dari luar perusahaan. Penggunaan dana dan pencarian sumber dana haruslah dipilih dengan kriteria efektif dan efisien.

a�?Perlu adanya tolok ukur pencapaian termasuk penerapan dalam konsep ATM,a�? tandasnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka