Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Belum Ada Solusi Jangka Panjang

Bagikan

BIMAA�– Kasus kekeringan dan krisis air bersih di Kabupaten Bima menjadi langganan tiap tahun saat musim kemarau. Walaupun sudah rutin terjadi, pemerintah belum memiliki rencana penanganan jangka panjang. Pemerintah selalu disibukkan dengan droping air bersih.

”Tahun 2016 ini ada sekitar sembilan kecamatan yang alami kekeringan,” A�kata Ketua PK KNPI Kecamatan Donggo Amiruddin pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin(20/9).

Kondisi seperti ini akan terus terjadi. Bahkan jumlah desa yang mengalami kekeringan cenderung bertambah.

”Kekeringan akan terus mengancam Bima. Masalah ini harus mendapat perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya.

Selama ini, ancaman kekeringan ini sudah sering disampaikan kepada bupati maupunA� pada anggota dewan saat turun reses. Tapi, sejauh ini belum ada upaya konkret untuk mengatasi persoalan itu.

Dia menyarankan, pemerintah harus mengembalikan program reboisasi. Mengajak masyarakat untuk menanam pohon.

”Program reboisasi harus segera dimulai. Kemudian, aparat keamanan memperketat pengawasan hutan supaya tidak ada kasus illegal logging,” katanya.

Amiruddin menyebutkan kasus kekeringan paling parah dialami masyarakat Donggo. Ada sekitar lima desa di kecamatan itu yang krisis air bersih.

”Kalau di Kecamatan Soromandi kekeringan hanya terjadi di Dusun Ndanondere Desa Bajo,” sebutnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima H Sumarsono mengatakan, mereka mulai mengirimin air bersih di sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan. Daerah yang dikirimkan air bersih melalui tangki adalah Dusun Ndanondere Desa Bajo, Kecamatan Soromandi.

Dikatakan, tahun 2016 ini ada sembilan kecamatan yang dilanda kekeringan. Data tersebut sesuai laporan dan hasil survei di lapangan.

Sementara itu, terkait penanganan jangka panjang H Sumarsono mengatakan, harus ada kerja sama lintas sektor. Seperti dengan Dinas Kehutanan, Badan Lingkungan Hidup,A� dan Dinas Pekerjaan Umum.

”Kita sudah sering usulkan hal itu. Baik kepada pemerintah daerah mapun pemerintah pusat,” akunya.

Ia menjelaskan, untuk mengatasiA� masalah kekeringan dibutuhkan kerja sama semua pihak. Terutama masyarakat, agar menjaga dan melindungi lingkungan masing-masing.

”Hindari pembabatan hutan,” pintanya. (dam/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka