Ketik disini

Praya

Mutasi Tunggu Perda OPD Disahkan

Bagikan

PRAYA – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lombok Tengah (Loteng), memastikan pengisian jabatan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispernak) yang kosong sejak tahun 2015 lalu, harus menunggu Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disahkan. Nama calon, tinggal ditetapkan bupati.

a�?Tahapan seleksi sudah dijalankan, bersamaan dengan seleksi calon Sekda,a�? kata Kepala BKD Loteng Lalu Sastrawirya pada Lombok Post, kemarin (20/9).

Proses pendaftarannya pun, tambahnya diperpanjang selama dua kali. Itu dilakukan karena minimnya pejabat yang mendaftar. Pertama 27 Juni, kemudian 25 Juli lalu. Syarat dan ketentuan lain, mengacu pada Undang-undang Nomor 4 Tahun 2015, tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

a�?Prinsinya, begitu Perda OPD diketok, maka baru dilakukan pengangkatan Kadis Pertanak, termasuk kebijakan lainnya. Jadi, kita tunggu saja,a�? kata Sastrawirya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Loteng Samsul Qomar mengatakan, Perda yang dimaksud menurut rencana akan diketok 3 Oktober mendatang. Begitu disahkan, maka dewan mengusulkan kepada Bupati HM Suhaili FT dan Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, untuk menggelar mutasi secara besar-besaran.

Karena, diakui Qomar ada beberapa kursi pejabat di lingkup Pemkab yang kosong, dari jabatan kadis, sekdis, hingga kabid dan kasi. Kekosongan terjadi lantaran mereka pensiun dan meninggal dunia.

a�?Tapi, jangan sampai mutasinya asal-asalan. Pemkab harus belajar dari kasus mutasi yang dianulir KASN,a�? kata Qomar, terpisah.

Ia menambahkan, Perda OPD itu juga akan mengatur ketentuan penempatan dan pemindahan beberapa dinas dan instansi di lingkup Pemkab. Mereka akan ditarik ke tingkat provinsi dan pusat. Sehingga, bukan lagi menjadi kewenangan Pemkab.

Selain itu, kata Qomar di payung hukum itu juga, akan menerangkan dinas dan instansi mana saja yang diperlukan dibentuk, disesuaikan dengan sumberdaya manusianya, perangkat dan kantor.

a�?Intinya, jangan sampai mutasi itu merugikan orang. Kita harus mengacu aturan,a�? katanya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka