Ketik disini

Sportivo

Atletik Mulai Fight

Bagikan

BANDUNG – Perburuan medali di cabang olahraga atletik PON 2016 Jawa Barat dimulai hari ini (22/9) di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor.

Di hari pertama, PB PASI mempertandingkan tiga nomor sekaligus. Yakni nomor lari 100 meter putra, 100 meter putri dan nomor lari 800 meter.

Tiga nomor itu melangsungkan final yang berbeda. Jika nomor lari 100 meter (putra dan putri) akan melangsungkan final sore. Nomor 800 meter baru akan menggelar final Jumat (23/9) mendatang.

Pelatih atletik NTB Subagio yang sekaligus pelatih nomor 100 meter putra memastikan empat atlet yang akan turun di hari pertama, sudah siap secara fisik, teknik dan mental. Dikatakan empat atlet terbaik NTB yakni, Ridwan, Iswandi, Fadlin dan Sudirman Hadi baru saja selesai menjalani tes lapangan.

a�?Kondisinya baik-baik semua. Intinya kita siapA�fightA�dari awal (babak penysihan),a�? terangnya pada Lombok Post, kemarin (21/9).

Tiga nomor tersebut terlebih dahulu akan langsung partai penyisihan. Sehingga dimana delapan atlet terbaik, akan berlaga di babak final.

a�?Mudah-mudahan hari pertama NTB bisa sabet emas. Peluang besar di nomor 100 meter putra,a�? sambung mantan pelatih pelatnas itu.

Mengenai peta kekuatan persaingan di PON 2016 Jabar, Bagio melihat cukup merata. Terlebih di nomor paling bergengsi100 meter putra.

Iswandi dipastikan bakal mendapat tantangan besar dalam usahanya mempertahankan medali emas. Begitu juga Fadlin yang berambisi mengubah medali perak PON 2012 Riau. a�?Semua punya peluang,a�? ujarnya.

Debutan PON Sudirman Hadi juga tidak mau kalah. Gengsi sebagai satu-satunya atlet Indonesia yang lolos ke Olimpiade Rio jelas dipertaruhkan.

Apalagi dalam wawancaranya dengan Lombok Post belum lama ini, atlet kebanggan Kabupaten Lombok Utara itu ingin meraih medali emas pertamanya di ajang PON.

Subagio mengatakan, persaingan di edisi PON tahun ini juga diramaikan dengan kehadirian mantan sprinter kebanggan Indonesia Franklin.

Peraih medali emas Sea Games 2011 di Palembang itu, sudah kembali dari cedera a�?horornyaa�?. Dan siap menyumbangkan emas bagi Papua. a�?Franklin tampil lagi,a�? kata Bagio.

Selain Franklin, tiga sprinter NTB juga harus mewasdapai atlet Sumatera Barat Yaspi Bobby dan atlet Jawa Timur Yudi. Karena keduanya sering merepotkan Iswadi dkk di beberapa kejurnas.

Melihat kekuatan yang menyebar, Subagio tetap melihat target medali emas di nomor 100 meter putra masih realistis. Karena catatan waktu ketiga atlet Iswandi, Fadlin dan Sudirman Hadi, masih menjadi yang terbaik saat ini.

a�?A�Tapi bukan tidak mungkin, daerah lain buat kejutan. Kalau saya lihat di sesi-sesi latihan, kekuatan merata. Semuanya sama-sama memiliki peluang meraih emas,a�? tutur Subagio.

Sementara itu, peraih emas PON 2012 Riau Iswandi mengaku sudah tidak sabar turun di arena pertandingan.A�Atlet asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) itu menegaskan bahwa dirinya sudah kembali ke performa terbaik.

Sebagai juara bertahan, dia sadar harus tetap bekerja keras demi mempertahankan medali emas. Iswandi percaya jika PON kali ini, persaingan akan lebih ketat dan berat. a�?Atlet lain pasti sudah mempersiapkan diri dengan maksimal. Saingan terberat mungkin dari rekan daerah. Ada Fadlin dan Sudirman Hadi. Mereka sama-sama bagus,a�? akunya.

Ditargetkan meraih medali emas, membuat Iswandi sedikit terbebani. Persiapan yang sudah maksimal, kini ia serahkan kepada takdir. a�?Saya akan tetap berjuang. InsyaAllah peluang itu masih ada,a�? tegasnya penuh optimis.

Di nomor lari 800 meter pun hampir sama. Ridwan dipastikan tidak akan mudah dalam usahanya mempertahanakan medali emas.

Peta kekuatan dinilaiA�lebih merata. Karena kehadiran atlet Sumatera Barat M Hafid, dan duo Jawa Barat Khaerudin dan Abdul Haris. (zen/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka