Ketik disini

Praya

SKPD Diminta Pantau Pilkades

Bagikan

PRAYA – Bupati HM Suhaili FT meminta kepada pejabat SKPD lingkup Pemkab dan pemerintah kecamatan, untuk turun memonitoring pelaksanaan Pilkades serentak, hari ini (Kamis 22/9). Ia pun tidak ingin, ada gejolak sosial yang terjadi, sehingga sedini mungkin harus diminimalisir.

a�?Tolong pejabat SKPD yang saya sebut, langsung menuju desa-desa yang menggelar Pilkades. Pantau dari awal, sampai akhir,a�? serunya, kemarin (21/9) dihadapan para pejabat SKPD di pendopo bupati.

Didampingi Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri dan Sekda Nursiah Suhaili mengatakan, ada 15 desa yang menggelar Pilkades serentak tahun ini. Dua diantaranya terpaksa diundur karena berbagai macam alasan. Kendati demikian, pelaksanaannya tetap digelar tahun ini juga, hanya berbeda hari saja.

a�?Tolong Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) juga, membuatkan kartu identitas para SKPD yang dimaksud. Sehingga begitu mereka turun, masyarakat langsung mengetahui,a�? ujar Suhaili.

Untuk urusan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna itu, menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian, TNI, Satpol PP dan badan keamanan desa (BKD).

a�?Di setiap desa, saya sudah menempatkan personil Satpol PP, sebanyak 5 orang,a�? sambung Kasat Pol PP Murti SH.Mereka mulai bekerja 24 jam, kata Murti begitu logistik Pilkades didistribusikan dari BPMD menuju kantor desa, hingga tempat pemungutan suara (TPS).

Sekecil apa pun yang terjadi, Satpol PP siap membantu BKD dan pemerintah desa. Termasuk, dibackup Babinsa dan Babinkamtibmas.Di kantor BPMD pun, pihaknya menempatkan personil Satpol PP. Hanya saja, mereka yang bertugas menggunakan jam kantor.

a�?Mari kita sukseskan pelaksanaan Pilkades ini. Dengan cara, menjaga Kamtibmas, jika ada yang merasa tidak puas, sebaiknya diselesaikan melalui jalur musyarawah,a�? seru Murti.

Sementara itu, Kepala BPMD Loteng Lalu Haris Munandar mengatakan, tahapan-tahapan pelaksanaan Pilkades sudah dilaksanakan sebagaimana petunjuk Perda I Tahun 2016 dan Perbup Tahun 2016. Pilkades siap digelar kecuali untuk Desa Puyung dan Ranggaggata.

Sedangkan Desa Kopang Rembiga, kata Haris tetap dilaksanakan Pilkades, tidak ada alasan lagi untuk diundur. Karena secara aturan, desa yang satu itu tidak ada masalah. Kecuali, dua desa yang dimaksud. a�?Kalau semuanya mau minta diundur Pilkadesnya. Lalu, sampai kapan kita bisa dewasa berpolitik,a�? sindirnya.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka