Ketik disini

Selong

Kemarau, Embung Tak Bisa Diandalkan

Bagikan

SELONGA�– Kondisi kekeringan membuat sejumlah lahan pertanian di Lombok Timur (Lotim) A�tak bisa difungsikan. Khususnya yang ada di Kecamatan Jerowaru. Embung yang biasanya menjadi solusi irigasi kini juga sudah tak bisa diandalkan. Lantaran, embung-embung ini sudah kering kerontang sejak beberapa bulan terakhir.

a�?Sudah kering sejak beberapa bulan lalu. Lihat saja tanahnya sudah pecah-pecah,a�? kata Asikin, salah seorang petani Jerowaru.

Akibat kondisi ini, hektaran lahan pertanian tak bisa berfungsi. Sejumlah petani bersikeras mencoba menanam tanaman tembakau. Sayangnya, kondisi kekeringan yang terlalu parah membuat tanaman tersebut tak bisa tumbuh dengan baik. Tanaman tembakau yang ditanam petani tak bisa tumbuh besar. Tembakau tersebut telihat kerdil akibat kekurangan air.

a�?Kalau sudah seperti ini, kami hanya bisa berharap pada hujan saja,a�? aku Asikin.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur HL Zaini menjelaskan bahwa embung memang menjadi solusi yang selalu diandalkan petani ketika musim hujan turun. Sayangnya, akibat kekeringan yang mulai parah, sejumlah embung sudah mulai mengering. Total sebanyak 1.109 embung milik petani dikatakannya tersebar di sejumlah wilayah untuk irigasi lahan pertanian.

a�?Embung ini akan dimanfaatkan petani untuk menyimpan air ketika musim hujan. Jadi ketika kering, air tersebut bisa dimanfaatkan untuk irigasi ladang atau lahan pertanian mereka. Sayangnya memang sejumlah embung memang saat ini kering,a�? akunya.

Akibat situasi ini, ia pun mengaku banyak A�lahan pertanian tak bisa ditanami. Sehingga, harapan satu-satunya kini hanyalah turunnya hujan. a�?Biasanya Oktober sudah mulai musim tanam,a�? bebernya.

Sejatinya, bendungan Pandanduri disiapkan untuk menjadi solusi irigasi lahan pertanian warga. Sayangnya, debit air di bendungan kian menyusut. Sementara kebutuhan air terus meningkat. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka