Ketik disini

Kriminal

Ketemuan di Gerung, Mahasiswi Ini Malah Diperkosa

Bagikan

MATARAMA�– Mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Mataram, menjadi korban pemerkosaan empat pemuda. Kisah memilukan yang menimpaA� perempuan berinisial FH tersebut A�terungkap saat ia dirawat di RS Bhayangkara Mataram, Minggu (18/9).

Salah seorang keluarga korban melapor kepada petugas, bahwa FH, 19 tahun, telah diperkosa empat pemuda di Gerung, Lombok Barat. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB I Putu Bagiartana langsung meminta Polsek Gerung untuk melakukan pendalaman.

a�?Karena wilayah hukumnya di Gerung, jadi kami minta untuk Polsek Gerung menyelidiki,a�? kata Bagiartana.

Sementara itu, Kapolres Lobar AKBP I Wayan Jiartana mengatakan, setelah mendapat laporan, jajarannya langsung bergerak untuk mengejar pelaku. Tak butuh waktu lama, keempat pelaku berhasil diamankan petugas.

a�?Kami amankan terduga pelaku pemerkosaan di tempat yang berbeda,a�? kata Jiartana.

Saat ini, lanjut dia, seluruhA� pelaku masih diperiksa. Selain mereka, petugas juga menyita kasur lipat, bantal yang berisi bercak sperma, dan pakaian dalam korban.

a�?Korban sudah divisum, untuk memudahkan pemeriksaan,a�? ungkap dia.

Lebih lanjut, kata Jiartana, kepolisian saat ini tengah melakukan upaya pemulihan psikologis korban. a�?Hasil pemeriksaan sementara, perbuatan pelaku dikenakan pasal 258 tentang pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara,a�? kata dia.

Sementara itu, informasi yang koran ini peroleh, tindakan bejat keempat pelaku, yakni HR, 20 tahun; BH, 16 tahun; UA; 18 tahun; dan KB 30 tahun dilakukan di rumah pelaku yang berada di Kecamatan Gerung, Lombok Barat.

Awalnya, HR yang mengenal korban melalui media sosial mengajak korban untuk bertemu, Sabtu (17/9). Selanjutnya, korban diajak makan dan nongkrong di bundaran Giri Menang Square (GMS), Gerung.

Setelah itu korban lantas diajak HR bersama ketiga kawannya untuk pergi ke rumah HR. Di rumah HR lah, keempat pelaku melakukan pemerkosaan terhadap FH.

Keesokan harinya, Minggu (18/9), salah seorang pelaku kemudian mengantar FH kembali ke kosnya, di Mataram. a�?Terjadi kekerasan seksual terhadap korban. Korban sempat berontak dan pingsan saat kejadian tersebut,a�? tandas Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB I Putu Bagiartana.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka