Ketik disini

Sumbawa

KPH Batu Lanteh Bantah Pernyataan Polisi

Bagikan

SUMBAWAA�– Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan atas peristiwa terbakarnya kayu sitaan di Kantor KPH Batu Lanteh. Sebab, selain diduga dibakar, jumlah kayunya juga diduga tidak sesuai dengan yang tertera dalam dokumen.

Terkait adanya dugaan jumlah kayu yang tidak sesuai, pihak KPH Batu Lanteh angkat bicara. Kepala KPH Batu Lanteh melalui Kabag Tata Usahanya, Suparman mengatakan, bahwa jumlah kayu yang terbakar itu sudah sesuai dengan dokumen. Jumlah kayu yang terbakar menurut dokumen yang dipegang mereka berjumlah tujuh kubik. Jumlah ini diketahui berdasarkan hasil perhitungan saat kayu tersebut masih ada.

”Jadi total semuanya lebih dari tujuh kubik. Karena masih ada sisa yang belum terbakar,” ujar Suparman kepada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), kemarin.

Menurut data yang dipegangnya, jumlah kayu yang terbakar sebanyak 101 batang. Dalam hal ini pihaknya tidak melakukan perhitungan langsung terhadap kayu yang terbakar itu. Jumlah kayu yang terbakar sebanyak 101 batang, karena jumlah kayu yang tiba saat itu dikurangi dengan jumlah kayu yang masih ada, yakni sekitar 30 batang.

Diungkapkan, jumlah kayu yang ada awalnya sebanyak 133 batang dengan volume delapan kubik lebih. Setelah yang terbakar, pihaknya menghitung jumlah yang tidak terbakar dikurangi dengan jumlah kayu yang ada sebelumnya. Perhitungan dilakukan saat pertama kali kayu itu datang. Terakhir kayu itu dihitung pada tanggal 14 September lalu karena akan dilelang. Jadi data terakhir itu yang disampaikan. Menurutnya, kayu yang ada sudah sesuai dengan dokumen yang ada.

Terkait petugas jaga di kantor tersebut, Suparman mengaku dia tidak mengetahui dengan pasti. Pihaknya hanya dihubungi pada pukul empat pagi dan diinformasikan telah terjadi kebakaran. Dia juga tidak bisa mengatakan bahwa petugas tersebut lalai atau tidak. Sebab, yang berhak memantau dan melihat petugas jaga ada di seksi yang lain. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka