Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Bisnis Properti Bergairah

Bagikan

MATARAM – Pelonggaran loan to value (LTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR) disambut baik perbankan dan pengembang. LTV ini menjadi patokan perbankan dalam pemberian pinjaman kepada nasabahnya yang ingin mengambil KPR.

a�?Pelonggaran LTV ini sangat berdampak pada KPR menengah ke bawah,a�? kata Area Head Bank Mandiri Mataram-Nusra Gunawan Edi Sasongko pada Lombok Post kemarin (28/9).

Menurutnya pelonggaran LTV tidak hanya disambut baik perbankan, tetapi juga pebisnis di bidang properti. Pengetatan LTV sebelumnya, sangat berdampak pada pemberian kredit properti. Khususnya properti untuk kepemilikan rumah kedua, ketiga, dan seterusnya.

Sejauh ini perkembangan kredit properti terus menunjukkan tren yang positif. Bahkan bisnis ini menjadi salah satu penyumbang penyaluran kredit terbanyak. a�?KPR dari bisnis properti ini salah satu penggerak kredit perbankan,a�? jelasnya.

Ia mencontohkan LTV menurun salah satunya untuk kepemilikan rumah pertama type 70 ke bawah. Di mana perbankan menanggung 90 persen dari harga rumah, sedangkan nasabah menanggung 10 persen, dalam bentuk uang muka. Sedangkan untuk type 70 ke atas perbankan membiayai 85 persen dari harga rumah. a�?Pelonggaran ini banyak menyasar langsung ke konsumen,a�? jelasnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka