Ketik disini

Sumbawa

Puluhan Sepeda Motor Temuan Masih Diamankan

Bagikan

TALIWANG – Masih ingat kasus penangkapan puluhan sepeda motor asal Tangerang, Banten beberapa waktu lalu oleh Polres KSB ?  Untuk mengusut kasus itu, polisi sampai saat ini masih kesulitan mengungkap pelaku atau pemilik dari puluhan unit sepeda motor berbagai merk ini.

Kapolres KSB AKBP Andy Hermawan kepada wartawan kemarin mengatakan sopir truk yang diamankan bersama barang bukti juga tidak mengetahui siapa pemilik sepeda motor ini. ‘’Motor ini statusnya masih barang temuan. Kita belum bisa kembangkan lebih lanjut karena pemilik sepeda motornya sendiri belum diketahui hingga saat ini,’’ katanya.

Temuan puluhan unit sepeda motor asal Tangerang, Banten ini terjadi saat Polres KSB masih dipimpin kapolres lama, AKBP Teddy Suhendyawan Syarif. Dalam kasus itu, polisi sempat mengamankan sopir bersama kondektur.

‘’Sopir yang membawa sepeda motor ini juga tidak tahu siapa pemilik sepeda motor ini. Mereka hanya diminta untuk membawa saja,’’ terangnya.

Motor tanpa surat tersebut sampai saat ini masih diamankan di Mapolres KSB. Sebelum diamankan polisi, sepeda motor ini rencananya akan dikirim ke Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Namun upaya itu digagalkan Mapolres KSB sesaat setelah keluar dari pelabuhan Poto Tano. Modus yang digunakan, sepeda motor ini diangkut bersamaan dengan sejumlah barang meubeler. Kuat dugaan upaya ini dilakukan untuk mengelabui pemeriksaan petugas.

‘’Nanti kita akan umumkan kembali motor-motor ini. Siapa tahu, pemilik motor ini bisa tahu. Kalau memang suratnya lengkap, mereka bisa ambil,’’ ujarnya.

Kapolres yang baru beberapa bulan bertugas di KSB ini menjelaskan, kendala lain yang dihadapi penyidiknya daerah asal sepeda motor itu cukup jauh. Karenanya, untuk melanjutkan kasus ini, Polres KSB membutuhkan koordinasi dengan lintas Polda. ‘’Nanti kita akan coba kembali koordinasi antar wilayah. Dan sebenarnya itu terus kita lakukan, hanya saja belum ada yang datang,’’ akunya.

Kapolisian, kata kapolres, tidak serta merta bisa menahan dan menetapkan sopir sebagai tersangka. Pasalnya, dalam kasus motor temuan ini, kepolisian tidak mengetahui siapa pemilik dari puluhan unit sepeda motor ini. ‘’Kalau kita paksakan untuk menahan sopir truknya itu belum memenuhi unsur. Tapi yang jelas, identitas sopirnya ini sudah kita data. Jika suatu saat kita perlukan keterangannya, kita bisa panggil kembali,’’ pungkasnya. (far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka