Ketik disini

Kriminal

Soal Harimau Sumatera, Gatot Bungkam

Bagikan

MATARAM – Gatot Brajamusti kembali A�diperiksa polisi. Kali ini, penyidik dari A�Subdit III Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya yang memeriksa Gatot. Yakni terkait kepemilikan satwa liar yang dilindungi. Pemeriksaan tersebut berlangsung di Mapolda NTB kemarin (29/9).

Kasubdit III Sumdaling Ditreskrimsus AKBP Sutarmo mengatakan, untuk kasus perlindungan satwa, penyidik telah menetapkan Gatot Brajamusti sebagai tersangka.. Penyidik juga akan memeriksa Dewi Aminah, selaku istri dari Gatot.Hal ini untuk mendapatkan keterangan terkait asal usul satwa dilindungi di rumah Gatot Brajamusti.

a�?Karena hidup satu rumah dengan Gatot, tentu istrinya mengetahui ada satwa yang dilindungi dan dipelihara di situ. Makanya kita gali kaitannya sampai sejauh mana, kapan barang datang dan darimana asalnya,a�? beber Sutarmo.

Sutarmo menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan di laboratorium, penyidik memastikan bahwa harimau yang diawetkan berjenis harimau sumatera. Harimau endemik Sumatera yang dilindungi undang-undang.

a�?Termasuk satu satwa lain yang dilindungi, yakni elang brontok atau elang jawa,a�? kata dia.

Atas kepemilikan hewan yang dilindungi tersebut, Gatot terancam hukuman pidana perlindungan satwa yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Adapun ancaman hukumannya paling lama lima tahun penjara atau denda paling banyak Rp 100 juta.

Sementara itu, saat ditanyakan terkait asal usul tersebut, Gatot Brajamusti memilih tutup mulut. Dia mempercepat langkah menghindari pertanyaan yang dilontarkan sejumlah wartawan.

Terpisah, anggota tim kuasa hukum Gatot Brajamusti, Pambudi membenarkan akan dilakukan pemeriksaan terhadap kliennya. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kepemilikan satwa dilindungi. Hanya saja, dia enggan merinci lebih jauhA� materi pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya.

Gatot Ganti Tim Pengacara

Sementara itu, Gatot Brajamusti merombak tim kuasa hukumnya. Untuk menghadapi tiga kasus yang membelitnya, Gatot menunjuk Achmad Rifai sebagai kuasa hukum yang baru.

Penunjukan tersebut langsung dilakukan Gatot Brajamusti, saat Achmad Rifai membesuk Gatot di rutan Mapolda NTB, kemarin (29/9) lalu. Ini dibuktikan dengan surat kuasa yang ditandatangani Gatot Brajamusti dan Achmad Rifai.

Sebagai kuasa hukum yang baru, Achmad Rifai mengaku masih mempelajari seluruh perkara yang dituduhkan kepada kliennya. Antara lain, kasus penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata api dan ribuan butir amunisi, kepemilikan satwa dilindungi, serta tuduhan pemerkosaan.

a�?Kita belum mempersiapkan apapun, baru sekadar berbagi informasi saja,a�? kata Rifai.Saat dikonfirmasi apakah dia menggantikan Irfan Suryadiata- kuasa hukum sebelumnya-, Rifai mengaku tidak mengetahui ada pergantian tersebut. Namun, dirinya memastikan bahwa kedepannya ia bersama tim kuasa hukum lainnya, akan mengawal seluruh kasus Gatot.

a�?Kalau pergantian saya kurang tahu, yang jelas saya jadi lawyernya (Gatot, Red) saat ini,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka