Ketik disini

Headline Praya

Tersangka Korupsi RTH Barabali Ditahan

Bagikan

PRAYAA�– Dugaan korupsi pembangunan Rumah Potong Hewan (RTH) di Desa Barabali, Batukliang Lombok Tengah (Loteng), akhirnya ada titik terang. Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya, menetapkan empat orang tersangka. Satu diantaranya, KW (inisial-red) dijebloskan ke balik jeruji besi Rutan Praya.

Diduga, konsultan pengawas pembangunan RTH tersebut, melakukan tindak pidana korupsi, hingga merugikan negara sebesar Rp 170 juta lebih. a�?Begitu kami melakukan pemeriksaan, kami langsung melakukan penahanan hari ini (Kamis, kemarin),a�? tekan Kasi Pidsus Kejari Praya Hasan Basri pada Lombok Post, kemarin (29/9).

Dari empat tersangka itu juga, kata Basri satu diantaranya pejabat pemerintah provinsi, yang kini duduk di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB. a�?Sebenarnya, mereka kami panggil semua. Tapi, yang hadir hanya satu orang. Dengan begitu, kami akan melakukan penggilan ulang,a�? katanya.

Ia menjelasnkan, proyek pembangunan RTH Barabali itu sendiri dibangun pada tahun 2014 lalu, dengan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar lebih. Dalam perjalanannya, jaksa mencium bau tidak sedap dalam pelaksanaan proyek. Alhasil, setelah dilakukan penyelidikan ditemukan unsur kerugian negara.

Jaksa pun, kata Basri meminta bantuan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan ESDM Loteng, guna melakukan audit fisik pembangunan, hingga meminta bantuan BPKP untuk melakukan penghitungan besaran kerugian negara. Alhasil, ditemukan anggaran sebesar Rp 170 juta lebih yang tidak bisa dipertanggungjawab.

a�?Dugaan korupsi pembangunan RTH Barabali ini kasus lama. Statusnya kami tingkatkan menjadi penyidikan,a�? kata pria asal Lombok Timur (Lotim) tersebut.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys