Ketik disini

Headline Politika

Ahyar: Bersaing yang Sehatlah!

Bagikan

MATARAM – Tak terima dipojokkan kepala daerah lain, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh akhirnya angkat suara. Dia menegaskan pihaknyalah yang paling mengetahui kondisi Kota Mataram. ”Kita yang tahu, bukan orang lain,” serunya dalam pidato ketika melakukan mutasi, kemarin (30/9).

Menurutnya, sesama tetangga jika saling mengusik sangatlah tidak elok dan tidak tepat. Pernyataan itu jelas mengacu pada kritik yang dilontarkan Bupati Lotim HM Ali BD terkait kondisi Mataram yang dianggapnya penuh sampah. Kembali menggunakan kalimat bersayap, Ahyar lantas mengatakan, etika harus dipelihara dengan sungguh-sungguh.

Sontak hal itu memancing riuh pejabat yang hadir. Sebagai penutup, ia menegaskan Mataram adalah kota yang maju, juga religius, dan berbudaya. Usai pidato, kepada Lombok Post ia menegaskan tak masalah dengan kritik yang disampaikan. Lantas apakah hal tersebut menjadi sinyal persaingan keduanya yang digembar-gemborkan mengincar kursi NTB satu? Dia menanggapi santai dan mempersilakan masyarakat menilai. ”Terserahlah, kalau bersaing, bersaing yang sehatlah,” jawabnya.

Dia menambahkan memang banyak melakukan silaturahmi. Namun hal itu karena memang menerima undangan dan semata memeliharah hubungan pertemanan, persaudaraan, dan kekeluargaan. ”Walaupun saya Wali Kota Mataram, tapi banyak teman, saudara, keluarga di mana-mana,” ujarnya.

Itulah mengapa ia kerap berkeliling hingga Lombok Tengah, Lombok Timur, bahkan Pulau Sumbawa. Dicecar pertanyaan terkait kesiapan maju, Wali Kota Mataram dua periode itu mengatakan belum bisa dipastikan. Namun Ahyar menegaskan tak ragu terkait pilihan yang akan diambil nantinya. Pada waktunya, ia berjanji akan mengambil keputusan. ”Sekarang saya hanya silaturahmi,” katanya.

Lantas bagaimana jika masyarakat yang meminta langsung dirinya untuk maju menjadi NTB satu? Jika benar, ia mengatakan tak mungkin menolak dan siap menerima permintaan itu. Terlebih Ahyar mengungkapkan keinginannya memperluas pengabdian, tak hanya di Mataram namun juga di NTB. ”Saya tak pernah akan menilai daerah lain,” katanya menutup pembicaraan dengan kembali menyindir sikap Ali BD yang mengkritisi daerah yang dipimpinnya. (yuk/zad/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka