Ketik disini

Metropolis

Gubernur Diminta Aktif

Bagikan

MATARAMA�– Komisi IV DPRD NTB prihatin kepada Pemprov NTB. Ini terkait pembangunan jalan Pengantap-Montong Ajan, Lombok Tengah. Dewan prihatin karena kasus tersebut masuk ranah pidana.

Sekretaris Komisi IV DPRD NTB Nurdin Ranggabarani berharap permasalahan ini bisa diselesaikan melalui proses mediasi antara pemilik lahan dengan Pemprov NTB. Untuk itu, gubaernur atau wakil gubernur diharapkan mengambil peran aktif guna menjembatani permasalahan ini. Agar ada solusi yang bisa diterima semua pihak. “Pembangunan jalan tersebut sangat penting untuk mendukung keberadaan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika Resort,” katanya saat membacakan laporan Komisi IV dalam rapat paripurna pengesahan APBD Perubahan 2016.

Wakil Gubernur NTB HM Amin. Dalam pandangan akhirnya, Amin mengatakan, dalam kasus sengketa lahan pembangunan Jalan Pengantap-Montong Ajan tidak ada yang ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

a�?Belum ada pejabat kita yang berstatus tersangka,a�? katanya.

Ia menjelaskan, saat ini Pemprov NTB tengah berupaya menempuh jalan mediasi. Ia sendiri yang langsung menanganai. Sejak beberapa waktu lalu dia berupaya mempertemukan pihak yang bersengkata untuk mediasi. Diharapkan dengan mediasi tersebut akan ada solusi yang didapatkan. Pemerintah juga sedang mempertimbangkan bila memang harus ada ganti rugi dalam kasus tersebut.

Amin menegaskan, Pemprov NTB tidak ingin menyelesaikan kasus ini di meja hukum. Sebab bukan merupakan tindak pidana korupsi, tetapi tindak pidana umum yang masih bisa dicarikan jalan terbaik. a�?Kita juga ingin memberikan proteksi kepada SKPD agar tidak ragu dalam mengeksekusi anggaran,a�? tandasnya. (ili/r7)

Komentar

Komentar

 wholesale jerseys