Ketik disini

Pendidikan

FIP IKIP Mataram Gelar Yudisium

Bagikan

MATARAM A�- A�Ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) IKIP Mataram diyudisium. 286 calon wisudawan dari empat program studi (prodi).

A�a�?Peserta yudisium ini yang terbanyak dari periode-periode sebelumnya,a�? kata Dekan FIP IKIP Mataram Dra Ni Ketut Alit Suarti MPd.

Mahasiswa yang diyudisium berasal dari prodi teknologi pendidikan sebanyak 67 orang, prodi bimbingan dan konseling 130 orang, prodi administrasi pendidikan 59 orang, dan prodi pendidikan luar sekolah sebanyak 30 orang.

Dijelaskan, 286 peserta yudisium nantinya akan di wisuda di Hotel Lombok Raya. Ikhtiar untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi ( PT) terus diupayakan. Terbukti A�dengan diraihnya akreditasi B pada semua prodi di FIP IKIP Mataram.

a�?Mahasiswa yang diyudisiumA� terus belajar walaupun sudah diwisuda nantinya. Kalau bisa studi lanjut ke S2, bahkan S3,a�? pesannya.

Di tahun mendatang, Suarti berharap, A�A�akreditasi bisa dipertahankan. Harapannya ada peningkatan menjadi akreditasi A. Bukan hanya itu, para lulusan juga terus menjunjung tinggi etika dan kecakapan seorang guru agar bisa menjadi panutan bagi muridnya kelak dan lingkungannya.

a�?Kompetensi dimiliki para peserta yudisium bisa diaplikasikan,a�? urainya.

Sementara itu Wakil Dekan (Wadek) III FIP IKIP Mataram Mujiburrahman MPd menuturkan,A� apa yang didapatkan di kampus bisa diterapkan di lingkungan tempat tinggal. Seperti kompetensi profesional berkaitan dengan kecakapan keilmuan yang menjadi tanggungjawab ilmiah A�menyangkut konsep, implementasi, dan formulasi metodologis. Dalam melaksanakan tugas nantinya, peserta yudisium A�terus menjunjung tinggi nama baik kampus, dan memahami kompetensi yang menjadi syarat menjadi seorang guru. Yakni kompetensi, pedagogik, kepribadian,A� profesional dan kompetensi sosial.

a�?Kompetensi ini membutuhkan tanggungjawab sosial untuk terus menciptakan suasana harmonis di lingkungan,a�? ujarnya.

Selain itu, A�lulusan FIP IKIP Mataram nantinya mampu memiliki mental baja dan memiliki integritas mulia ditengah persaingan pada era global. Dengan ijazah dimiliki, lulusan diharapkan mampu menciptakan prioritas yang akan dilakukan.

a�?Harus dipikirkan apa yang dilakukan. Jangan hanya ikut-ikutan,a�? ucapnya. (jay/r9/Ni Ketut Alit Suarti MPd,Mataram)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka