Ketik disini

Headline Metropolis

Ayo, Menangkan Lombok Lagi!

Bagikan

MATARAMA�– Menteri Pariwisata Arief Yahya menyerukan kepada seluruh masyarakat NTB untuk benar-benar melakukan aksi nyata mempertahankan predikat destinasi halal terbaik dunia atau World Best Halal Tourism Destination milik Pulau Lombok. Mempertahankan predikat itu memang tak mudah. Namun, bukan hal yang sulit, asal NTB mau dan bersatu.

Seruan itu disampaikan Menteri Arief saat melaunching Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Lombok Sumbawa di hotel Lombok Raya, tadi malam. Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi hadir mendampingi Menpar dalam launching itu. Keduanya beranjak bersama usai membuka Musyawarah Nasional Himpunan Pramuwisata Indonesia yang digelar di lokasi yang sama.

Arief mengatakan, Lombok masih punya kesempatan mempertahankan predikat tersebut, mengingat pengumuman Destinasi Halal Terbaik Dunia akan dilakukan pada Desember 2016 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. a�?Jadi masih ada waktu,a�? kata Menteri Arief.

Hal pertama yang harus dilakukan kata dia, adalah memberikan vote untuk Lombok secara online. Itu sebabnya, dia berharap agar anak-anak muda NTB yang tergabung dalam Genpi Lombok Sumbawa, yang beranggotakan 25 komunitas media sosial di NTB menjadi penggerak.

Arief bahkan menyebut situasi kini tengah genting. Dia bahkan mengistilahkan hal tersebut bak sebuah medan perang. Mengingat saingan Lombok untuk mempertahankan predikat tersebut tidaklah ringan. Di tataran regional kata Arief, lawan emosional tentu saja Malaysia. Sementara lawan profesional adalah Thailand.

Yang membuatnya gusar, anak-anak muda di NTB terutama yang aktif di media sosial belum bersatu padu. Ini terbukti dari ketidakberhasilan NTB untuk banyak meraih predikat destinasi halal di kompetisi halal tingkat nasional yang belum lama diadakan Kementerian Pariwisata. NTB bahkan kalah dari Sumatera Barat, bahkan juga oleh NTT. Gerakan anak-anak muda dan par apenggiat media sosial di dua daerah itu ternyata lebih dahsyat. Karena itu, anak-anak Muda di NTB harus membuktikan bahwa mereka juga tak kalah dahsyat.

Dia memberi saran, lazimnya sebuah eprang, anak-anak muda NTB harus menunjuk seorang panglima untuk gerakan vote Lombok. Termasuk merumuskan langkah dan aksi nyata dalam dua bulan tersisa. Mengutip startegi ahli perang Tiongkok, Sun Tzu, Menteri Arief meminta agar anak-anak muda Lombok dan Sumbawa memetakan siapa lawan mereka, dan memetakan potensi diri mereka. a�?Kemenangan itu harus direncanakan,a�? imbuhnya.

Pemerintah sendiri kata dia tak akan tinggal diam untuk mempertahankan destinasi halal terbaik dunia tersebut. a�?Indonesia harus menang,a�? katanya. a�?Menteri Pariwisata juga tak akan tidur,a�? tambahnya lagi.

Pada ajang yang sama tahun lalu, Lombok mendapat dua predikat. Selain sebagai destinasi halal terbaik dunia atau World’s Best Halal Tourism Destination, Pulau Lombok juga memenangkan kategori destinasi bulan madu halal terbaik dunia atau World’s Best Halal Honeymoon Destination. Sementara World’s Best Family Friendly Hotel diraih oleh Sofyan Betwi Hotel di Jakarta.

Core Business

Sementara itu, saat membuka Munas HPI di Rinjani Ballroom Lombok Raya, Menteri Arief juga membeberkan betapa industri pariwisata adalah masa depan Indonesia. Itu sebabnya, dia juga memuji langkah Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi yang menjadikan pariwisata sebagai prioritas utama NTB.

Tanpa bermaksud mendahului, Arief mengatakan bahwa Indonesia akan memastikan diri dengan core business industri pariwisata. Mengingat, sektor ini tumbuh pesat, di tengah sektor-sektor lain menurun. Penetapan core business itu akan ditetapkan berdasarkan keputusan Presiden.

Arief mengatakan, Indonesia kini tak lagi bisa bergantung pada sektor minyak dan gas. Mengingat sektor ini terus merosot. Devisa dari sektor ini menurun dari semula 30 miliar dollar AS menjadi hanya 18 miliar dollar AS tahun ini.

Pada 2019, diperkirakan sektor pariwisata bahkan akan menjadi penghasil devisa terbesar di Indonesia. Jauh melampauio sektor minyak dan gas, batubara dan juga minyak kelapa sawit. Pada saat itu, Indonesia diperkirakan sudah akan memperoleh devisa sedikitnya 24 miliar dollar AS dari sektor pariwisata.

Indonesia juga punya potensi yang sangat bagus untuk menjadi yang terbaik di kawasan regional. Pesaing terdekat Indonesia saat ini akta Arief adalah Thailand. Mengingat negara itu kini telah memperoleh devisa dari sektor pariwisata sedikitnya 40 miliar dollar AS.

Branding Indonesia di kancah pariwisata dunia juga kini melonjak terus. Jauh unggul dari negara-negara di kawasan ASEAN. Branding Wonderful Indonesia bahkan kini telah berada di peringkat 46 dunia. Jauh melampaui branding Malaysia dengan Truly Asia yang ada tertahan di posisi 96 dunia. Sedangkan branding Amazing Thailand kini bercokol di peringkat 83 dunia.

Potensi yang dimiliki Indonesia kata Arief sangat besar. Dia mengatakan, Singapura tak akan pernah menjadi destinasi wisata. Lantaran negara pulau itu tak memiliki potensi sebagai destinasi. Namun, sebagai hub investasi dan perdagangan, Singapura tak akan mampu dikalahkan Indonesia. Sama halnya dengan hub serupa yakni Hongkong, Dubai di Uni Emirat Arab, atau juga Doha di Qatar.

Pun begitu, Indonesia juga tak akan mampu mengalahkan industri manufaktur Tiongkok. Sehingga, pariwisata menjadi masa depan yang paling menjanjikan.

Dan Arief yakin, pada akhirnya kemajuan industri pariwisata akan berdampak signifikan pada sektor investasi dan perdagangan. Sehingga, pariwisata kata dia adalah pintu masuk untuk menjadikan kesejahteraan masyarakat kian meningkat. a�?Dan tentu saja setelah itu akan diikuti sektor investasi dan perdagangan,a�? tandasnya. (kus/van/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka