Ketik disini

Kriminal

Kurang Bukti Pemilik Sabu Cuma Direhabilitasi

Bagikan

MATARAM – JU (inisial) A�dan MI, akhirnya A�bisa tersenyum lebar. Pasalnya, mereka berpotensi tak dipenjara hukum atas kepemilikan narkoba jenis sabu. A�Subdit II Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB hanya menemukan barang bukti A�sabu dengan berat 0,3 gram.

Jumlah barang bukti yang di bawah satu gram tersebut, membuat JU dan MI akan diproses untuk dilakukan rehabilitasi. a�?Kalau melihat Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA), karena di bawah satu gram, kemungkinan akan direhabilitasi,a�? kata Kanit I Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB Kompol Agus Dwi Ananto, kemarin (3/10).

Terkait wacana rehabilitasi tersebut, lanjut Dwi, pihaknya akan berkoordinasi dengan BNN NTB. a�?Kita koordinasi dulu dengan BNN,a�? tambahnya.

Diketahui, JU dan MI ditangkap Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB di Pandansalas, Kecamatan Cakranegara, Sabtu lalu (1/10). Tim opsnal Subdit II lebih dulu menangkap JU yang diduga berperan sebagai pengedar. Penangkapan terhadap JU dilakukan saat dia sedang asyik minum tradisional beralkohol jenis tuak.

a�?Kita tangkap saat dia (JU, red) sedang minum tuak,a�? jelas Dwi.

Bersama JU, petugas kemudian menangkap MI yang merupakan rekan dari pelaku pertama. A�Saat digeladah, petugas menemukan uang sejumlah Rp 240 ribu serta alat hisap sabu, serta empat klip berisi sabu.

a�?Uang itu diduga sebagai hasil dari penjualan sabu,a�? kata Dwi.

Lebih lanjut, Dwi menjelaskan, saat melakukan penggeledahan di rumah JU, petugas tidak menemukan barang bukti berupa narkoba. Di dalam rumah JU, petugas hanya menemukan satu alat hisap sabu, yang di dalam pipet yang menjadi bagian dari alat hisap sabu, petugas menemukan sisa kristal putih.

a�?Saat anggota datang, JU mengaku akan menggunakan sisa sabu itu bersama MI,a�? jelas perwira satu mawar ini. a�?Sebelum kita tangkap, mereka berdua ini juga sudah mengkonsumsi sabu di malam sebelum penangkapan,a�? pungkas dia.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka