Ketik disini

Tanjung

Merariq Kodeq Jadi Penyebab Utama

Bagikan

TANJUNGA�– Perempuan kepala rumah tangga atau janda di Lombok Utara masih tinggi. Di Desa Tanjung, berdasarkan data yang dikumpulkan pihak desa jumlahnya mencapai ratusan orang. a�?Di sini ada sekitar 150 orang,a�? ujar Kepala Desa Tanjung Budiawan.Ditambahkan, perempuan kepala rumah tangga ini menjadi sasaran utama pembinaan yang dilakukan desa.

a�?Kami prioritaskan mereka untuk dapat bantuan program 10 ribu wirausahawan baru yang digagas pemkab. Sehingga kedepan beban mereka lebih ringan,a�? katanya.

Sementara itu, Plt Kepala BPM PP KB Pemdes Lombok Utara Heriyanto mengungkapkan, hingga kemarin tercatat sekitar 9.829 perempuan kepala rumah tangga di KLU. Jumlah ini tersebar di lima kecamatan. Jumlah ini merupakan data 2014 lalu.

a�?Untuk data terbaru sekarang masih dalam proses pembaruan. Keberadaan terbanyak perempuan kepala keluarga ini ada di Kecamatan Kayangan,a�? ungkapnya.

Dari lima Kecamatan Kayangan menjadi penyumbang terbanyak dengan total 2.426 orang. Sementara Kecamatan Bayan tercatat 2.061 orang, Tanjung 1.776 orang, Gangga 2.175 orang, dan Pemenang 1.391 orang. a�?Ini masih menjadi PR kita bersama. Untuk itu kami gencar melakukan sosialisasi,a�? katanya.

Menurutnya, besarnya jumlah janda tersebut tidak lain didasariA� faktor merariq kodeq yang saat ini seakan menjadi tradisi. Padahal jika menimbang faktor sosial, ekonomi maupun kesehatan, anak masih dirasa belum layak.

a�?Merarik kodeq jadi faktor utama. Tidak jarang bahkan kita temui ada siswa-siswi yang menikah ketika UN berlangsung. Ini sangat kita sayangkan,a�? jelasnya.

Lebih lanjut, Heriyanto mengatakan, untuk meminimilasir angka tersebut dilakukan dengan intens memberikan imbauan kepada orang tua terkait bahaya merarik kodeq. Selain itu, program kembali ke khittah pendidikan dianggapnya menjadi salah satu solusi.

a�?Tentu kami tidak bisa sendirian, karena peran orang tua, guru maupun lingkungan menjadi salah satu bagian penting,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka