Ketik disini

Sportivo

Belajar dari Kegagalan

Bagikan

MATARAM – Berkaca dari kegagalan meraih target 15 emas (Libas) di PON XIX/2016 Jawa Barat (Jabar), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB terus berbenah. Kemarin (5/10), organisasi olahraga tertinggi di NTB menggelar rapat evaluasi secara internal.

Hasilnya, beberapa Cabang Olahraga (Cabor) akan dievaluasi. Selain itu, mereka akan merencanakan pembinaan bagi atlet berprestasi untuk mempersiapkan PON XX Papua 2020 mendatang.

a�?Cabor ini (yang tidak memenuhi target, red) harus dievaluasi semua,a�? kata Ketua KONI NTB Andy Hadianto usai rapat internal kepada Lombok Post di Kantor KONI NTB, kemarin (5/10).

Andy mengatakan, pihaknya saat ini masih memetakan beberapa cabor berpotensi mengukir prestasi untuk dibina. Persetujuan pembinaan terhadap cabor tersebut akan difinalkan pada rapat anggota, yang melibatkan seluruh cabor.

a�?Rapat anggota adalah keputusan tertinggi untuk menetapkan cabor yang akan dibina,a�? ungkapnya.

Rencananya, rapat tersebut akan digelar dalam waktu dekat. Jika dipaksakan sekarang, dikhawatirkan terbentur dengan PON Remaja.

a�?Paling tidak bulan inilah,a�? ujar Andy.a��

Ia menerangkan, cabor yang tidak masuk prioritas tetap akan dibina. Namun porsi pembinaan lebih difokuskan pada cabor unggulan.

a�?Tugas kita itu untuk membina cabor. Tidak bisa serta merta melepas pembinaan,a�? tegasnya.

Untuk mempertahankan prestasi atlet, KONI akan membina secara khusus. a�?Paling tidak kita akan merangkul 20 atlet hanya untuk persiapan PON di Papua,a�? terangnya.

Pembinaan khusus atlet itu akan digarap Bidang Bina Prestasi (Binpres). Untuk atlet-atlet yang mendapat pembinaan khusus akan dipertimbangkan pada rapat anggota nanti.

a�?Nanti kita sampaikan nama atletnya setelah rapat anggota,a�? pungkasnya. (arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka