Ketik disini

Praya

Gedung DPRD Loteng Telan Rp 64 Miliar

Bagikan

PRAYA – 50 Anggota DPRD Lombok Tengah (Loteng), segera memiliki gedung baru di wilayah Jontlak, Praya. Megaproyek yang dimulai tahun 2015 lalu itu, menelan biaya Rp 64 miliar dan diperkirakan rampung 2017 mendatang.

a�?Progresnya saat ini, Alhamdulillah sudah 40 persen,a�? kata Kabid Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan ESDM Lalu Firman Wijaya, kemarin (5/10) saat meninjau lokasi pembangunan.

Dari total anggaran Rp 64 miliar tersebut, kata Firman yang baru digelontorkan Rp 23 miliar lebih. Sisanya, Rp 41 miliar lebih pada APBD murni tahun 2017 mendatang.

Itu pun rencananya dianggarkan bertahap, pertama Rp 20 miliar. a�?Anggaran itu semua, diluar biaya maubeler atau perlengkapan perkantoran,a�? katanya.

Ia berharap, pengganggaran tahap kedua sebesar Rp 21 miliar, dapat digelontorkan pada perubahan APBD tahun 2017 mendatang. Dengan begitu, pembangunan fisiknya 100 persen rampung.

a�?Karena, keberadaan gedung dewan ini, bersamaan dengan pembangunan kantor bupati,a�? ujarnya.Rencana awal, kata Firman pembangunan kantor bupati akan dimulai pada tahun 2017 mendatang.

Konsekuensinya, gedung wakil rakyat di jalan Gajah Mada, Praya tersebut akan dirobohkan.Lalu, para penghuninya, dipindah ke gedung baru di wilayah Jontlak. a�?Jadwal itu, tidak bisa ditunda-tunda lagi,a�? tekannya.

Di tempat yang baru, lanjut Firman para wakil rakyat memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Ada ruangan fraksi, ruangan komisi, ruangan badan, ruangan sidang paripurna, hingga ruangan pertemuan atau hearing dengan masyarakat. Begitu pula, kantor kesekretariatan dewan.

A�a�?Kami perkirakan, para wakil rakyat dan sekretariat dewan, akan pindah paling telat awal tahun 2018 mendatang,a�? tambahknya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU dan ESDM Loteng HL Rasyidi mengatakan, jika sisa anggaran pembangunannya bisa digelontorkan semua pada APBD murni 2017, maka dalam waktu 12 bulan seluruh pengerjaan fisik rampung.

a�?Pada tahap pertama, kita dikucurkan anggaran sebesar Rp 6,5 miliar,a�? katanya, singkat.(dss/r2)

A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka