Ketik disini

Kriminal

Setelah Sabu Gatot Tersandung Kasus Pemerkosaan

Bagikan

MATARAMA�– A�Belum rampung kasus kepemilikan narkoba jenis sabu, senjata api dan satwa dilindungi, sangkaan terhadap artis Gatot Brajamusti terus bertambah. Kali ini polisi mendalami dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Ketua Umu Parfi tersebut.

Karena itu penyidik Subdit Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya A�bertandang ke Polda NTB, kemarin (5/10). Kedatangan mereka untuk melanjutkan penyelidikan dugaan tindak asusila yang dilakukan Gatot.

Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Azhar mengatakan, pemeriksaan terhadap Gatot Brajamusti atas laporan yang dilakukan CT (inisial). a�?Terkait pemerkosaan. Kita juga akan memeriksa istri Gatot, Dewi Aminah,a�? kata dia, kemarin (5/10).

Selain melakukan pemeriksaan terkait dugaan pemerkosaan, Subdit Renakta akan mengambil sampel DNA Gatot Brajamusti. Karena itu, sejumlah dokter polisi (Dokpol) ikut mendampingi penyidik saat pemeriksaan Gatot.

Azhar melanjutkan, pengambilan sampel tersebut untuk membuktikan apakah Gatot benar melakukan pemerkosaan. Nantinya, sampel DNA dari Gatot akan dicocokan dengan CT.

a�?Iya nanti akan kami ambil sampel DNA, untuk korban CT,a�? ujar dia.

Saat disinggung berapa jumlah korban pelecehan seksual dari Gatot Brajamusti, Azhar mengaku belum dapat memastikannya. Sejauh ini, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, pihaknya baru menemukan dua orang yang mengaku pernah diperkosa atau dilecehkan.

a�?Sementara dua, satu orang lagi inisialnya A. Keduanya ini sama-sama pernah di padepokan milik Gatot,a�? ungkap Azhar.

Selain itu, terkait adanya kabar rekaman pesta seks yang dilakukan Gatot Brajamusti, Azhar mengaku belum bisa memastikan kebenarannya. Subdit Renakta, lanjut dia, masih akan menelusuri kabar tersebut.

a�?Saya belum lihat ya, tapi nanti akan kita koordinasikan dengan Polda NTB, apakah benar ada barang bukti yang diamankan berupa rekaman pesta seks,a�? terang dia.

Lebih lanjut, Azhar menjelaskan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, yang menguatkan peran Gatot dalam perkara dugaan pemerkosaan. Beberapa saksi menyatakan, apa yang terjadi di padepokan, banyak hal yang sepatutnya tidak terjadi. Terutama masalah pelecehan seksual.

a�?Sebagian pelecehan seksual yang dilakukan terjadi untuk usia di bawah umur,a�? ungkapnya.

Diketahui, Gatot Brajamusti dilaporkan CT atas dugaan pemerkosaan. Pelapor mengaku telah diperkosa Gatot ketika ia berusia 16 tahun. Dia juga akhirnya memiliki anak yang diduga dari Gatot. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka