Ketik disini

Headline Praya

Gugatan Pilkades Puyung Ditolak

Bagikan

PRAYAA�– Puluhan warga Desa Puyung, Jonggat Lombok Tengah (Loteng) harus pulang dengan kecewa mendengar keputusan yang disampaikan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) setempat. Karena, gugatan Pilkades yang mereka layangkan ditolak.

a�?Demikian rekomendasi yang ditandatangani langsung Bupati HM Suhaili FT,a�? kata sekretaris BPMD Loteng Jalaludin, kemarin (10/10) saat menerima perwakilan warga Desa Puyung, yang datang berunjukrasa di kantornya.

Suasana aksi unjuk rasa pun sempat memanas, hingga terlontar teriakan massa aksi untuk menyegel kantor desa. Mereka mengaku, tidak puas dengan keputusan yang dibacakan BPMD. a�?Apa-apaan ini, keputusan yang diambil kok tanpa melibatkan kami sebagai pelapor,a�? cetus koordinator aksi Surya Bakti.

Kendati demikian, Jalaludin mempersilahkan pelapor dan warga untuk menempuh jalur lain, yaitu melalui gugatan PTUN atau jalur hukum pidana. a�?Dari 15 desa yang menyelenggarakan Pilkades serentak. Dua desa diantaranya, yang memasukkan laporan sengkata ke kami,a�? lanjutnya.

Selain Desa Puyung, kata Jalaludin ada juga Desa Montong Terep, Praya. Kasusnya pun sama, diduga ada indikasi permainan panitia pengelenggara Pilkades. Namun, dari hasil kajian, penelaahan dan penelitian lapangan panitia daerah dan tim penyelesaian sengketa Pilkades, tidak menemukan pelanggaran sebagaimana yang dilaporkan pelapor.

Keputusan itu pun, tekannya tidak bisa diganggu gugat. Secara tertulis, keputusan sudah ditandatangani Bupati HM Suhaili FT, tembusan disampaikan kepada calon kades terpilih dan tidak terpilih.

Dari jadwal yang ada, kata Jalaludin pelantikan harusnya digelar Desember mendatang, namun melihat situasi dan kondisi, dipercepat. Bisa-bisa minggu-minggu ini juga. a�?Sekali lagi, mohon maaf gugatan Pilkades di Desa Puyung kami tolak,a�? tekannya.

Tidak mau kecolongan dengan gerakan warga, personel kepolisian dari Polres, Polsek Praya dan Polsek Jonggat langsung bergerak cepat. Mereka lebih dahulu sampai di kantor desa, hingga massa aksi pun tidak bisa berbuat banyak.A�A�A�A�A� a�?Kali ini, kami mengalah. Tapi, beberapa hari kedepan, jangan salahkan kami kalau kantor desa ini kami segel. Tidak ada tawar menawar lagi,a�? tegas Surya Bakti.

Ia pun memastikan, pejabat kades yang terpilih tersebut, tidak akan lama menduduki jabatannya sebagai orang nomor satu di Desa Puyung. a�?Sampai kapan pun, kami menolak hasil Pilkades ini. Apalagi, yang terpilih itu diduga bermasalah secara hukum. Lihat saja, apa yang terjadi,a�? ancamnya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys