Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

NTB Kirim 4000 Ton Beras ke NTT

Bagikan

MATARAM – Perum Bulog Divre NTB mengirim 4000 ton beras ke NTT. Pengiriman beras itu dilakukan menyusul suplus beras di NTB saat ini. Pelepasan pengiriman beras berlangsung di halaman Kantor Bulog Divre NTB kemarin (10/10).

Acara pelepasan mobil truk yang mengangkut beras dihadiri Asisten II Setda Provinsi NTB H Lalu Gita Aryadi, Direktur Pengadaan Bulog Wahyu, Kepala Bulog Divre NTB Achmad Ma’mun, dan Kepala Perwakilan BI NTB Prijono.

Selain itu, juga hadir Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura NTB H. Husnul Fauzi, serta sejumlah penjabat lingkungan Provinsi NTB. Termasuk aparat kepolisian dan pihak Kantor Imigrasi Mataram.

Dalam sambutannya Direktur Pengadaa n Perum Bulog Wahyu mengatakan, NTB merupakan salah satu dari tujuh daerah penyangga beras nasional. Saat ini, ketersediaan beras di NTB mencapai 116.000 ton dari 150.000 ton yang ditargetkan.

“NTB merupakan bagian dari produsen beras nasional, kami mengirim beras ke NTT sebagai daerah tetangga,” kata Wahyu di Mataram.

Dalam kesempatan itu, dua truk yang mengangkut beras dilepas secara simbolis dengan memecahkan kendi. Itu dilakukan oleh H Lalu Gita Aryadi dan Wahyu. Wahyu berharap pengadaan beras di NTB terus meningkat. Terlebih, saat ini ketersediaan beras di NTB cukup hingga delapan bulan ke depan.

Dikatakan saat serapan Bulog di NTB sudah cukup besar, pengiriman juga akan terus dilakukan.A�Wahyu menegaskan, Bulog NTB menargetkan jumlah pembelian beras petani tahun ini sebesar 150 ribu ton. Enam provinsi penyumbang beras nasional lainnyaA� adalah Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Tujuh provinsi itu merupakan produsen beras yang mensuplai kebutuhan beras secara nasional. NTB salah satunya karena kami menganggap sudah cukup untuk kebutuhan cadangan beras pemerintah NTB,A�sehingga sisanya harus di provinsi yang memang membutuhkan, atau daerah minus, salah satunya adalah Nusa Tenggara Timura�? ungkap Wahyu.

Sementara itu Asisten II Setda NTB Bidang Ekonomi dan Pembangunan Lalu Gita Aryadi menegaskan jika Bulog efektif menyerap beras petani. Saat ini produksi beras di NTB sedang meningkat.

a�?Kami mendukung pengiriman beras keluar daerah jika stok dalam daerah sudah aman,a�? katanya.

Meski begitu, dia berharap ke depan tidak ada lagi impor beras seperti dari Vietnam yang masuk NTB. Secara psikologis maupun politis, impor ini sangat berdampak terhadap NTB. Terlebih selama ini NTB dikenal sebagai penyangga beras nasional.

Dia optimistis serapan Bulog terhadap beras petani terus meningkat. Dengan begitu, para petani di NTB semakin semangat bekerja untuk menghasilkan produk berkualitas.

“Tapi jangan sampai di tengah semangat petani itu justru ada impor beras yang masuk NTB. Itu menjadi pukulan telak bagi NTB,” papar dia.

Kepala Perum Bulog Divre NTB Achmad Maa��mun, stok beras di provinsi NTB saat ini sebanyak 52 ribu ton yang tersimpan di gudang-gudang milik Bulog. Jumlah itu bisa dikonsumsi sampai tujuh hingga delapan bulan ke depan.(tan/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys