Ketik disini

Headline Metropolis

Ini Pejabat yang Kerjanya Paling Jeblok!

Bagikan

MATARAMA� -A� Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kinerja lurah dan camat. Ia memastikan ada perubahan besar-besaran, terhadap komposisi di dua pusat pemerintahan itu. Baik dengan menggeser atau menendang pejabat yang kurang produktif.

a�?Lurah dan camat kurang inovatif,a�? kritik Mohan dengan nada keras.

Ia mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat. Di tingkat kelurahan misalnya, banyak lurah-lurah muda yang ternyata kemampuan sosialisasinya buruk. Misikin kretifitas. Banyak persoalan warga justru berujung buntu. Itu disebabkan kurangnya kemampuan lurah menengahi persoalan.

Contoh yang paling dekat, misalnya soal sampah di wilayahnya. Banyak lurah tidak bisa menuntaskannya dengan baik. Lebih suka berpangku tangan dan menggantungkan penanganan pada proyek sampah.

Mohan menyayangkan, lurah-lurah yang miskin inovasi. Padahal, jika persoalan sampah dibiarkan, sangat riskan memantik konflik sosial yang lebih besar. a�?Ada lurah masih muda, tapi tidak punya kemampuan sosialisasi yang baik. Dia kurang kreatif dan banyak persoalan lain. Jadi, kemungkinan banyak yang digeser dan banyak pula diganti,a�? ancamnya.

Kritikan keras Mohan sekaligus menjadi ancaman bagi para camat dan lurah untuk memperbaiki kinerjanya. Jika tidak, mereka bakal terlempar dari mesin birokrasi kepemimpinan Aman.

Bahkan dalam kesempatan itu, Mohan menyampaikan keinginan pemerintah segera melakukan assessment, agar mesin birokrasi dapat bekerja lebih baik lagi.

Assessmen akan dilakukan pada eselon II, III dan IV secara bertahap. Pemetaan kompetensi akan dilakukan mulai tanggal 12 sampai 14 Oktober.

a�?Kita lihat nanti, seperti apa kebutuhan OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Ya ada yang dinonjobkan, atau diturunkan jabatannya,a�? ulas Mohan.

Seperti diketahui, jumah SKPD saat ini sebanyak 37 instansi. Karena itu, pemerintah akan menimbang betul-betul hasil dari assessment yang dilakukan oleh tim untuk menempatkan orang-orang sesuai kompetensinya.

Kepala BKD Kota Mataram, Dewi Mardiana Ariany menyebutkan, proses assessment akan dilakukan secara bertahap. Di tahap pertama, akan diikuti 235 orang. Rinciannya eselon II sebanyak 32 orang, eselon III sebanyak 142 orang dan eselon IV yang dikhususkan untuk lurah dan kepala puskesmas, sebanyak 61 orang.

a�?Penilaian yang dilakukan oleh tim, akan digelar secara terbuka,a�? kata Dewi.

Ia menjanjikan assessment akan dilakukan dengan fair. Sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi kerja. Semua punya kesempatan yang sama untuk menempati jabatan tertentu di pemerintahan.

a�?Kecuali untuk eselon II, ditambah dengan evaluasi kerja selama ini,a�? tandasnya.

Di tempat terpisah, Kabag Humas Pemkot Mataram Lalu Alwan Basri menilai, assessment akan menjadi pertimbangan utama bagi pemimpin daerah menempatkan orang-orang yang akan membantu tugasnya.

“Ini cara pak wali, pak wakil, dan pak sekda melihat kemampuan pejabatnya,a�? kata Alwan, kemarin(10/10).

Dia menjelaskan, kini sudah tiga posisi yang lowong untuk pejabat eselon dua. Selain Kepala Dinas Koperindag dan Kepala Dinas Kebersihan, Kepala Dinsosnakertrans dipastikan kosong mulai siang kemarin, menyusul dilantiknya H Ahsanul Khalik sebagai Kadis Sosnakertrans NTB dalam mutasi kemarin(10/10).

“Tapi kemungkinan posisi lowong akan lebih dari itu,a�? katanya melempar sinyal.

Selain mutasi yang selevel atau promosi yang naik tingkat, ada juga kemungkinan terjadi demosi alias penurunan pangkat pejabat. Sehingga besar kemungkinan nantinya akan ada lebih dari tiga posisi pimpinan SKPD yang siap dikocok ulang.

Lantas apakah hal ini menjadi sinyal mutasi? Ia tak memastikannya. a�?Yang paling tahu itu kepala daerah,a�? ujarnya.

Assessment kali ini lanjut Alwan adalah cara pemkot mengetahui kemampuan para pejabat daerah. Kapasitas dan integritas setiap pejabat akan dinilai, sebelum pada saatnya nanti Panitia Seleksi (Pansel) akan menentukan orang-orang yang laik pada satu posisi tertentu.

“Loyalitas pada atasan juga dinilai,a�? tutupnya kembali dengan melempar sinyal. (zad/yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka