Ketik disini

Giri Menang

Satpol PP Ogah Gegabah

Bagikan

GIRI MENANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) tak mau gegabah menertibkan reklame bergambar vulgar. “Batasannya ini kami belum tahu. Belum jelas, pakaian seperti apa yang dikatakan vulgar,” kata Kasat Pol PP Lobar Baiq Yeni S Ekawati, kemarin (10/10).

Sejauh ini Satpol PP Lobar hanya sebatas mengawasi papan reklame yang dianggap vulgar tersebut. Mereka belum berani melakukan penertiban. ”Tetap kami pantau,” kata Yeni.

Sebagai antisipasi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Tata Kota, Pertamanan, dan Kebersihan Lobar. Dia akan membahas ukuran reklame yang masuk kategori vulgar. “Ini nanti menjadi acuan kami melakukan penertiban,” jelasnya.

Yeni mengaku, pernah mendapat teguran dari pemerintah provinsi terkait reklame vulgar. Tepatnya saat acara MTQ tingkat nasional yang berlangsung Agustus lalu.

Sesuai tugas dan fungsi, Satpol PP hanya menertibkan iklan yang bermasalah. Seperti rekalme tak berizin dan kedaluwarsa.

”Intinya yang melanggar etika serta tidak sesuai budaya, akan kita tindak lanjut,” tegasnya.

Yeni tidak menapik, keberadaan reklame vulgar di Kabupaten Lobar akhir-akhir ini makin menjadi-jadi. Khususnya daerah pariwisata. Keberadaan iklan tersebut jelas bisa merusak moral generasi muda Gumi Patuh Patut Patju.

”Sekali lagi saya tegaskan, kami belum bisa bertindak, tanpa koordinasi dari dinas tata kota, pertamanan dan kebersihan. Masalah ini menjadi atensi kita bersama,” tandasnya. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka