Ketik disini

Bima - Dompu

Hentikan Proses Hukum Kerugian Negara

Bagikan

KOTA BIMAA�– Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin menilai setiap kerugian negara yang timbul seharusnya tidak diproses hukum. Karena kerugian tersebut bisa dikembalikan.

“Kalau berdasarkan hasil audit BPK ada yang hilang atau kurang, tinggal kembalikan saja. Itu sudah diatur dalam undang-undang. Jadi tidak perlu diproses hukum,” tagasnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin(11/10).

Diungkapkan, perintah pengembalian tersebut juga sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Bahkan Kapolri juga ditegaskan untuk tidak memroses terkait kerugian negara yang sudah dikembalikan.

Perintah tersebut bukan berarti melindungi koruptor. Tapi ini berlaku pada kesalahan administrasi dan pengambilan kebijakan. Misalnya, kesalahan dalam penulisan angka. Atau memang keteledoran dalam penggunaan anggaran yang tidak pada posnya. Sehingga dianggap merugikan negara. Bukan pada pencurian uang negara.

“Kalau terbukti melakukan korupsi silakan ditahan dan diproses. Kami tidak akan pernah melindungi koruptor,” tandas mantan Ketua Kadin Bima ini saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut dia, selama ini banyak yang salah paham. Kesalahan administrasi dianggap korupsi. Kemudian langsung dipanggil dan ditetapkan sebagai tersangka. Harusnya mengacu pada hasil audit BPK.

Di samping itu, HM Qurais juga menegaskan polisi dan jaksa tidak boleh main panggil sembarangan pegawai. Harusnya,surat pemanggilan tersebut melalui kepala daerah atau sekretaris daerah (Sekda).

“Hal-hal yang berkaitan dengan pegawai itu harus berdasakan perintah pimpinan. Karena pimpinan sebagai pengontrol, hal tersebut merupakan perintah aturan,” tandasnya.

HM Qurais juga mengaku siap hadir bila dipanggil polisi dan jaksa. Asalkan pemanggilan tersebut berdasarkan perintah gubernur. Qurais mengaku akan melakukan rapat koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD). Supaya ada komunikasi yang baik terkait penerapan aturan.

“Selama ini komunikasi kami sudah sangat baik, hanya tinggal diperkuat saja,” pungkasnya. (nk/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka