Ketik disini

Tanjung

Pemkab Harus Serius!

Bagikan

TANJUNGA�– Komisi II DPRD meminta Pemkab dan Pertamina segera menyikapi minimnya kuota bahan bakar minyak (BBM) di Lombok Utara.

Dewan menilai tingginya permintaan dan minimnya stok di Lombok Utara sudah terjadi sejak lama. Sehingga banyak pengecer yang memilih membeli stok BBM ke wilayah Lobar.

a�?Kenapa mereka beli di luar, sudah jelas karena dua SPBU yang ada belum mampu mengimbangi permintaan masyarakat,a�? ujar Ketua Komisi II DPRD Lombok Utara Tusen Lasima.

Tusen mengatakan, minimnya ketersediaan BBM diduga karena tidak siapnya pemilik SPBU membeli dari Pertamina. Selain itu, Pertamina juga dinilai lamban merespon situasi di daerah. Sehingga tidak memberikan kuota tambahan bagi masyarakat.

Sebagai daerah baru, menurut Tusen, mobilitas masyarakat sudah semakin tinggi. Konsekuensinya kebutuhan BBM dalam mendukung mobilitas itu semakin meningkat.

a�?Bila perlu SPBU yang ada ada di Lombok Utara diaudit dan dievaluasi ulang. Jika memang suplai tersendat karena modal, maka Pertamina harus tahu apa yang harus dilakukan,a�? katanya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka