Ketik disini

Kriminal

Polda Belum Tetapkan Tersangka

Bagikan

MATARAM – Polda NTB masih mengusut dugaan korupsi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur Honorer A�Kategori Dua (K2) Dompu. Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) memeriksa 134 CPNS K2 yang Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) di Mapolres Dompu, sejak Senin kemarin (10/10).

“Salah satunya memeriksa itu, CPNS K2 yang dibatalkan,” kata Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti, kemarin (11/10).

Disinggung tujuan pemeriksaan itu, Tri Budi enggan membeberkan materi penyidikan. Hanya saja, arah pemeriksaan nantinya untuk meyakinkan penyidik dalam penetapan tersangka.

“Menambah materi penyidikan saja. Karena penyidik tentu membutuhkan alat bukti yang kuat sebelum ke arah menetapkan tersangka,” ujarnya.

Menurut dia, langkah pemeriksaan 134 CPNS K2 TMK merupakan bentuk kehati-hatian penyidik dalam perkara ini. Polisi tidak ingin membuat kesalahan dalam menentukan langkah penyidikan. Termasuk melihat siapa yang akan bertanggung jawab dalam masalah ini.

“Kita harus hati-hati melihat masalah ini, karena melibatkan banyak orang. Kita juga tidak ingin membuat kesalahan dalam menentukan tersangka,” terang Tri Budi.

Diketahui, enam penyidik Subdit III Polda NTB, salah satunya Kasubdit III AKBP Bagus Satrio Wibowo, bertandang ke Polres Dompu, Senin (10/10). A�Kedatangan mereka guna memeriksa 134 CPNS K2 TMK.

Rencananya, pemeriksaan tersebut akan berlangsung hingga Jumat (14/10). Materi penyidikan berkaitan dengan bagaimana proses perekrutan hingga diterbitkannya Nomor Induk Pegawai (NIP).(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka