Ketik disini

Tanjung

RSUD Tanjung Surati Kemenkes

Bagikan

TANJUNGA�– Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD Tanjung berniat menambah dokter spesialis. Pihak RSUD pun sudah mengajukan permohonan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk diberikan dokter spesialis saraf. Pasalnya, sampai saat ini RSUD belum punya. a�?Suratnya sudah kita ajukan ke pusat. Semoga tahun ini bisa terealisasi,a�? harap Direktur RSUD Tanjung H. Lalu Bahrudin.

Ditambahkan, dokter spesialis saraf ini sangat dibutuhkan. Terutama jika melihat dari kondisi penyakit yang diderita masyarakat, saat ini banyak berkaitan dengan gangguan sistem saraf. Namun RSUD tidak bisa menangani penyakit tersebut lantaran tenaga ahli medis yang belum dimiliki. a�?Dari data 2015 penyakit gangguan sistem saraf ini ada di lima besar penyakit yang diderita masyarakat di sini (Lombok Utara),a�? ungkapnya.

Peringkat ini berubah dari tahun 2014. Di mana saat itu penyakit gangguan saraf masih berada di peringkat delapan. a�?Ini menjadi alasan kami untuk mengajukan adanya dokter spesialis saraf tersebut kepada pusat dan alat medis pun saat ini sudah kita siapkan,a�? cetusnya.

Saat ini di RSUD Tanjung memiliki 9 dokter spesialis. Diantaranya, dokter spesialis kandungan, spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, anak, peka, spesialis bius dan lainnya.

Setiap dokter spesialis diberikan gaji perbulan sebesar Rp 20 juta, plus mobil dan rumah dinas. a�?Untuk dokter spesialis saraf ini nantinya kita anggarkan dari dana BLUD yang kita miliki, sehingga tidak membebankan APBD,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka