Ketik disini

Tanjung

Semoga Tidak Ada Korban Lagi

Bagikan

TANJUNGA�– Pemkab Lombok Utara mulai memangkas pohon-pohon keropos dan tua, kemarin (11/10). Tim yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kantor Kebersihan dan Pertamanan (KKP), Kesbangpol, dan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) menyusuri jalan utama. Mulai dari Dusun Tembobor, Desa Sigar Penjalin, Tanjung hingga ke Desa Malaka, Kecamatan Pemenang.

Satu persatu pohon-pohon yang dinilai keropos dan rawan tumbang dipotong petugas dari BPBD. a�?Kita utamakan yang berada di jalan utama terlebih dulu, termasuk juga yang berada di perkampungan dan rawan tumbang,a�? ujar Kepala Pelaksana BPBD Lombok Utara Iwan Maret Asmara saat ditemui di lokasi, kemarin.

Ditambahkan, dengan cuaca ekstrem hujan disertai angin kencang beberapa pohon memang rawan dan membahayakan masyarakat. Sehingga pemkab mengambil tindakan agar tidak ada lagi korban jiwa karena pohon tumbang.

Dari data yang dikumpulkan Kesbangpol bersama KLH, ada beberapa pohon yang memang rawan tumbang di sepanjang jalan dari Pemenang hingga Bayan. a�?Kita data ada 15 pohon berukuran sedang dan besar yang rawan tumbang, dan menjadi atensi kita,a�? ujar Kepala Kesbangpol Lombok Utara Ahmad Dharma.

Ditambahkan, selain 15 pohon tadi, ada lima pohon yang berada di wilayah Tanjung yang butuh penanganan. Namun pihaknya masih harus berkoordinasi dengan PLN. Sebab diantara pohon-pohon rawan tumbang tersebut terdapat kabel listrik yang masih aktif. a�?Nanti kita koordinasi dengan PLN untuk wilayah Tanjung. Kegiatan ini harus selesai dalam tiga hari, sudah ada instruksi bupati,a�? tandasnya.

Sedangkan untuk wilayah Kayangan dan Bayan, pihaknya mengklaim telah memangkas seluruh pohon yang rawan tumbang. a�?Di Gangga masih ada dua yang harus ditindaklanjuti, di Karang Kates dan depan kantor pos Gangga,a�? pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga H. Zaenal mengapresiasi langkah pemkab tersebut. Zaenal merupakan orang tua dari korban meninggal akibat tertimpa pohon tumbang di Bayan, Minggu (9/10) lalu. a�?Cukup anak saya yang menjadi korban. Pemda harus tanggap apalagi sekarang cuaca sedang buruk, jangan sampai ada korban lagi,a�? tandasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka