Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Mestinya Sasar Pengusaha Kakap

Bagikan

MATARAM – Penerapan tax amnesty di NTB mendapat sorotan kalangan dewan. Terutama terkait sosialisasi, harus dilakukan lebih maksimal.

a�?Targetnya kalangan menengah ke atas, bukan pengusaha kecil,a�? tandas anggota DPRD NTB H Abdul Hadi, kemarin (12/10).

Abdul Hadi mengatakan tax amnesty jangan dilihat dari nominal uang yang dihasilkan.Tapi, lebih pada upaya mempermudah pelayanan bagi masyarakat.

“Sehingga kesannya tidak justru membuat rakyat takut dan terpaksa membayar pajak meskipun harus berhutang,” ujar Abdul Hadi.

Dia berharap program pemerintah itu berlangsung bertahap. Artinya,tax amnestyA� harus menuntaskan target utama yakni menyasar pengusaha menengah ke atas. Dengan begitu, pemerintah melalui Dirjen Pajak lebih fokus bekerja.

Sementara untuk pelaku usaha kecil dan menengah tentu harus membayar pajak. Hanya saja dia khawatir masih banyak masyarakat yang belum tahu pola pembayaran pajak, lantaran lemahnya sosialisasi tentang tax amnesty.

“Yang jelas harus memaksimalkan yang utama dulu biar lebih fokus,” papar dia.

Terpisah, Munawar pengusaha batu bata di Lombok Barat mengaku belum paham tax amnesty. Sepengetahuan dia, pengampunan pajak itu hanya berlaku untuk pengusaha kelas atas.

Sedangkan bagi kalangan UMKM belum terlalu ditekankan. Meskipun mengakui tetap punya kewajiban membayar pajak, dia masih belum memahami mekanismenya.

“Saya belum tahu apakah pengampunan pajak itu juga menyasar UMKM atau hanya kalangan elit saja,” tegas dia. (tan/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka