Ketik disini

Kriminal

Oknum Jaksa Diduga Memeras, Kajati NTB Bungkam

Bagikan

MATARAM – Dugaan pemerasan yang dilakukan oknum jaksa di NTB mencuat. Ini setelah Komisi Kejaksaan (Komjak) Republik Indonesia datang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, kemarin (12/10).

Kedatangan Komjak yang diwakili Wakil Ketua Erna Ratnaningsih dan Anggota Komisioner Pultoni, memantau laporan masyarakat yang mengatakan adanya oknum jaksa di NTB diduga melakukan pemerasan. Menurut Pultoni, laporan tersebut sudah ditelaah dan ditindaklanjuti Komjak RI. Mereka meminta Kejati segera melakukan pemeriksaan.

A�a�?Jadi hari ini kita klarifikasi, apa hasil pemeriksaannya secara internal,a�? kata dia, di Kejati NTB, kemarin.

Pultoni mengatakan, aduan masyarakat yang masuk ke Komjak RI wajib ditindaklanjuti. Ini menjadi atensi Komjak RI, terutama yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan kinerja dan perilaku jaksa.

Lebih lanjut, Pultoni menjelaskan, Komjak RI mempunyai kewenangan untuk menindaklanjuti seluruh aduan dan laporan masyarakat.

a�?Kalau memang sudah ada rekomendasi forum, kita punya waktu tiga bulan sampai hasilnya keluar, apakah seperti yang diharapkan atau tidak,a�? tambahnya.

Nantinya, jika hasil pemeriksaan belum sesuai harapan, Komjak RI berwenang mengambil alih pemeriksaan. a�?Kita bisa ambil alih, lakukan pemeriksaan secara mendalam. Mungkin bahasanya itu pemeriksaan tambahan,a�? kata dia.

Karena itu, hasil klarifikasi kali ini, terlebih dahulu akan dibahas di forum Komjak RI. Hal ini untuk menilai apakah hasil pemeriksaan yang dilakukan Kejati NTB telah memenuhi rekomendasi atau tidak.

a�?Kita tinggal cek hasil pemeriksaannya seperti apa, setelah itu di bawa ke forum. Selanjutnya baru bisa ditentukan langkah setelah ini,a�? jelas Pultono.

Disinggung siapa oknum jaksa yang diperiksa, Pultoni enggan menjelaskannya. Dia hanya menegaskan bahwa jaksa tersebut dilaporkan atas dugaan pemerasan. Tempat tugasnya di salah satu kejaksaan negeri (Kejari) yang berada di bawah Kejati NTB.

a�?Tugasnya di Kejari, tapi bukan wilayah Mataram, tapi masih di lingkup kerja Kejati NTB,a�? ungkapnya.

Begitu pula dengan dugaan pemerasannya, komisioner Komjak RI ini enggan membeberkannya. Guna memperjelas hal tersebut, Pultoni meminta wartawan untuk mengkonfirmasi langsung ke Kajati NTB.

a�?Terkait kasus apa? Biar lebih jelas, langsung klarifikasi dengan Kajati saja,a�? saran dia.

Terlepas dari itu, jumlah laporan dan aduan masyarakat terhadap kinerja jaksa di NTB masih relatif rendah, bila dibandingkan daerah lain. a�?Tahun ini aduan jaksa untuk NTB ada tujuh laporan. Tapi setelah kita pelajari, yang dianggap melakukan penyimpangan kinerja dan perilaku hanya satu. Itu yang menjadi agenda kedatangan kita hari ini (kemarin, Red),a�? tandasnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi terkait jaksa mana yang diperiksa internal Kejati, Kajati NTB Tedjolekmono enggan memberikan penjelasan. Tedjolekmono memilih bungkam dan langsung menuju aula ruang Kejati untuk melanjutkan pembahasan bersama perwakilan Komjak RI.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka