Ketik disini

Metropolis

Pengganti Kadis Dedi Beraksi

Bagikan

MATARAM – Sebagai Plt Kepala Dinas Kebersihan Kota Mataram, H Kemal Islam beraksi. Kemarin(13/10), pengganti Dedi Supriadi yang kini menjadi Kepala BPBD itu, menyisir sampah di sejumlah titik. Salah satunya di Lingkungan Dakota, Kelurahan Rembiga.

Kemal bersama beberapa petugas kebersihan menyisir sampah di sepanjang lingkungan tersebut. “Bukan hanya gunungan sampah di TPS saja, namun juga sampah-sampah yang bertumpuk di seberang jalan atau dekat saluran air pembuangan,” jelasnya.

Ia menuturkan, dalam penanganan sampah perlu menetapkan strategi yang tepat. Hal ini tentunya memerlukan kerja sama semua pihak. Mulai dari kepala lingkungan, lurah, hingga camat harus saling bersinergi.

Seperti masalah pengangkutan sampah. Dinas Kebersihan harus membuat kesepakatan bersama dengan kepala lingkungan, lurah dan camat. Misalnya, kesepakatan pembuangan sampah pada pukul 22.00 Wita. Pengangkutan mulai dilakukan pada pukul 06.00 Wita. Artinya, setelah pengangkutan sampah hingga pukul 22.00 Wita, TPS harus kosong dari sampah. “Itu baru bisa dikatakan bekerja bersama-sama,” ujarnya.

Melalui kesepakatan tersebut, lanjut Kemal, membangun kerja sama antara instansi dengan masyarakat. Dalam hal ini, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan. Masyarakat mengumpulkan sampah yang dihasilkan di TPS. Sementara Dinas Kebersihan akan mengangkut dari TPS menuju TPA Kebon Kongok.

Terkait denda sebesar Rp 50 juta, ia mengatakan hal ini sudah terdapat dalam Perda Nomor 10 tahun 2008. Namun saat ini, yang menjadi pertanyaan apakah semua pihak mau melaksanakan atau tidak. Agar Perda ini berjalan, tentunya memerlukan dukungan semua pihak.

“Saya sendiri cukup terkejut melihatnya. Ini baru pertama kalinya saya membaca spanduk tersebut,” ungkapnya.

Sebab itu, ia akan kembali melakukan sosialisasi kembali. Dengan begitu masyarakat tidak akan terkejut mengenai sanksi tersebut. Ia berencana akan melakukan diskusi dengan seluruh kepala lingkungan, lurah dan camat.

Selain itu, ia juga akan mendorong penegak Perda itu sendiri. Dalam hal ini Satpol PP. Kemal ingin Satpol PP menegakkan Perda yang ada. “Jangan hanya ditonton saja,” sambungnya.

Sejauh ini, Kemal mengaku masih melakukan pembenahan di Dinas Kebersihan. Diantaranya pengecekan sarana pendukung penanganan kebersihan. Seperti jumlah dan kondisi armada pengangkutan. Termasuk juga mempelajari data sampah yang ada di Kota Mataram.

“Saat ini saya masih ngajarin teman-teman (petugas kebersihan, Red) untuk menyisir dulu. Mengangkut sampah bukan hanya di TPS saja, tapi juga tumpukan-tumpukan kecil di pinggir jalan,” tandasnya. (fer/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka