Ketik disini

Metropolis

Ada Pegawai Malas, Segera Adukan!

Bagikan

MATARAM -A� Demi terus meningkatkan kinerja Aparatus Sipil Negara (ASN), Pemkot Mataram terus berinovasi. Membuka layanan pengaduan pegawai melalui SMS center adalah terobosan yang mulai dijalankan awal bulan ini.

“Surat edaran ini diteruskan pada seluruh kepala SKPD, kepala bagian, camat, dan lurah,a�? kata Kabid Trantibum Satpol PP Mataram Bayu Pancapati, kemarin(13/10).

Melalui nomer 08113881999, setiap pegawai bisa melapor jika mengetahui sebuah tindakan penyimpangan. Tak terbatas atasan yang melaporkan bawahan, langkah sebaliknya katika bawahan melaporkan atasan juga bisa dilakukan. Dengan catatan apa yang dilaporkan benar dan nantinya akan diverifikasi kembali. a�?Ini sangat membantu tugas pengawasan kami,a�? kata Bayu.

Lantas bagaimana dengan pengawasan langsung yang dilakukan Satpol PP di lapangan? Mendapat pertanyaan itu, ia terdiam sejenak. Bayu mengakui selama iniA� tak ada perintah langsung untuk melakukan razia. Itu membuat gerak timnya terbatas. Padahal indikasi penyimpangan sangat banyak terjadi. Misalnya keluyuran saat jam kantor.

“Ada yang ke pasar, bahkan ke mal, tapi kami tak bisa bergerak karena tak ada perintah,a�? jawabnya.

Dalam surat edaran tertanggal 4 Oktober 2016 tersebut, tertulis salah satu kewajiban pegawai ASN sebagaimana pasal tiga angka 10 PP nomer 53/2010 adalah melapor segera pada atasan. Hal itu harus dilakukan bila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan dan merugikan negara atau pemerintah, terutama bidang keamanan, keuangan, dan materil.

Dalam surat yang ditandatangani langsung Sekda Mataram H Effendi Eko Saswito tersebut, dijelaskan SMS center itu juga sekaligus nomer WA yang dapat diberikan informasi setiap saat. Sayangnya saat Lombok Post coba mengirimi pesan WA nomer tersebut sejak Senin (10/10) sore lalu, pesan baru terkirim dan terbaca sehari berselang.

Selain SMS dan WA center untuk melaporkan ASN, Pemkot Mataram sebenarnya sudah memiliki SMS center terkait pelayanan publik sejak dua tahun lalu. Melalui nomer 0811388444, setiap masyarakat Mataram bisa menyampaikan kritik, saran, bahkan keluhannya.

a�?Setelah masuk akan kami tindak lanjuti pengaduan itu,a�? kata Kabag Humas Pemkot Mataram L Alwan Basri sebagai pihak yang mengelolanya.

Namun ia tak menjelaskan bagaimana bentuk tindak lanjut dari SMS yang masuk. Hingga kini tak banyak masyarakat yang menggunakannya. Hanya tercatat maksimal 25 SMS pengaduan setiap pekannya. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka