Ketik disini

Sumbawa

Polisi Didesak Tetapkan Tersangka Kasus K2

Bagikan

MATARAMA�– Kasus perekrutan CPNS Dompu melalui jalur kategori dua (K2) belum memunculkan tersangka. Kemarin, belasan mahasiswa mendesak Polda NTB segera menetapkan tersangka.

Mahasiswa yang dikoordinir Kurdin mendorong polda juga mengusut peran pejabat penting. Mahasiswa menduga para pejabat bermain dalam perekrutan 134 CPNS K2. Mahasiswa yang demo menyebut Sekda Dompu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan Kepala Dinas Dikpora harus diperiksa.

Dalam aksinya itu, mahasiswa membawa pula pamflet berisi desakan agar polda segera menuntaskan kasus K2. Juga mengusut dugaan keterlibat Bupati Dompu H Bambang Yasin.

a�?Kami minta polda segera menetapkan tersangka,” desak salah seorang orator Firmansyah di depan Mapolda NTB, kemarin (13/10)

Ia menuding perekrutan ratusan CPNS ini melibatkan pejabat penting. Untuk itu, ia meminta polisi mengusut indikasi keterlibatan bupati, sekda, BKD, dan Dikpora Dompu.

a�?CPNS ini kebanyakan guru. Kami menduga ada keterlibatan Kadis Dikpora,a�? tudingnya.

Dalam aksinya mahasiswa mengulas bahwa kasus K2 sudah dinaikkan ke tingkat penyidikan. Bahkan, penyidik polda telah memeriksa saksi tambahan di Dompu, yakni 134 CPNS yang NIP nya dibatalkan BKN.

a�?Kami harap polda mengusut hingga ke akar-akarnya,a�? ujar korlap aksi Kurdin.

Ia meyakini polda mampu menuntaskan perkara tersebut, apalagi mereka telah mengantongi dua alat bukti. Untuk itu, polda diminta untuk segera menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka.

a�?Kami mendorong polda agar menetapkan oknum pejabat yang diduga terlibat sebagai tersangka,a�? pungkasnya.

Usai berkoar di depan polda, mahasiswa membubarkan diri dengan kawalan kepolisian. Sementara, Kabidhumas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti menegaskan, penanganan kasus K2 Dompu belum memunculkan tersangka. Pihaknya masih meminta keterangan tambahan dari saksi-saksi. Diantarannya ratusanA� CPNS yang telah dibatalkan NIP nya oleh BKN.

a�?Penyidik sudah turun dan memeriksa 134 CPNS di Dompu,a�? katanya.

Disinggung soal penetapan tersangka, Tri Budi mengatakan, pihaknya masih memperkuat bukti. Untuk itu, penyidik meminta secara maraton saksi di Dompu.a�?Tunggu saja (penetapan tersangka),a�? pungkasnya.(jlo/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka