Ketik disini

Kriminal

Polisi Usut Jalur Distribusi Pupuk Subsidi

Bagikan

MATARAMA�– Terbongkarnya dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi di Lombok Timur (Lotim), belum lama ini membuat polisi lebih waspada. Kasubdit I Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Boyke Karel Wattimena mengatakan, langkah antisipasi kini terus dilakukan. Penyidik siap mengusut setiap tahapan pendistribusian pupuk bersubsidi di Lotim.

“Akan kita klarifikasi, mulai dari petani, pengecer, distributor hingga produsen pupuknya,” kata Boyke.

Langkah klarifikasi tersebut, lanjut Boyke, guna melihat alur distribusi pupuk bersubsidi. Apakah sudah berjalan sesuai aturan atau tidak.

Sebelumnya A�Subdit I Ditreskrimsus menangani kasus pupuk bersubsidi di wilayah Labuhan Haji, Lotim. Dalam kasus ini Polisi telah menetapkan empat tersangka, yakni HTR, 40 tahun dan SM 35 tahun selaku pengecer resmi di wilayah tersebut. Sedangkan dua tersangka lain, yaitu PH, 54 tahun dan JP 52 tahun sebagai pemilik toko.

Penetapan tersangka terhadap keempatnya, atas dugaan pelanggaran aturan distribusi pupuk bersubsidi yang mengarah pada tindak pidana. Seharusnya pengecer resmi menyalurkan pupuk subsidi kepada petani dan toko yang mengantongi izin distribusi.

“Sementara indikasi pelanggaran masih di pengecer dan pemilik toko saja,” kata Boyke.

Saat ini berkas perkara keempat tersangka, telah dilimpahkan A�ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB. “Kita sudah tahap I kemarin (rabu 12/10, Red),” tandasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka