Ketik disini

Sumbawa

PT Trilion Bandel

Bagikan

TALIWANGA�-A�Upaya Pemda KSB menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kelebihan pembayaran proyek pengerjaan fasilitas KTC tahun 2009 oleh PT Trilion dianggap angin lalu. Hingga saat ini, perusahaan tersebut belum mengembalikan kelebihan pembayaran sebesar Rp 2,6 miliar.

a�?a��Masih ada sekitar Rp 1,9 miliar yang harus dituntaskan,a��a�� kata Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumbawa Barat H Ady Mauluddin, kemarin (13/10)

Dikatakan, kasus ini sudah disidangkan di Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan Tuntutan Ganti RugiA� (TP-TGR) Pemda KSB. Sesuai aturan, 40 hari setelah majelis TP-TGR memutuskan kasus tersebut juga tidak mendapat respons dari Trilion, masalah ini bisa dibawa ke proses hukum.

a�?a��Itu juga sesuai intruksi presiden. Kalau masih bisa diselesaikan oleh internal pemerintah, tentu akan diselesaikan. Tapi kalau batas waktunya sudah habis, dan aparat hukum mau masuk, kita tidak bisa menahan lagi,a��a�� katanya.

Waktu 40 hari setelah putusan majelis itu sendiri sudah habis. Ketika aparat hukum akan mengambil alih kasus itu, itu sudah berada di luar kewenangan pemerintah. a�?a��Kalau kita lihat dari waktunya, aparat penegak hukum berhak mengambil alih kasus ini,a��a�� kata Ady.

Mantan kepala dinas Pekerjaan Umum (PU) KSB ini mengaku, pemerintah hanya punya waktu 100 hari menyelesaikan temuan BPK terhadap semua kasus. Termasuk temuan terhadap PT Trilion ini.

a�?a��Idealnya setelah adanya temuan BPK, inspektorat punya waktu 60 hari untuk menuntaskan kasus tersebut. Kalau tidak bisa kita bawa ke majelis TP-TGR,a��a�� sebutnya.

Sebelumnya, berbagai upaya sudah dilakukan Pemda KSB untuk menyelesaikan kasus ini. Trilion sendiri bahkan pernah mengajukan permintaan perpanjangan waktu pengembalian kepada pemerintah daerah. Namun perpanjangan waktu itu ternyata masih diabaikan. Trilion sampai saat ini masih enggan mengembalikan temuan BPK ini.

a�?a��Sekarang kalau aparat hukum mau masuk. Kita persilahkan. Karena memang kasus ini juga sudah cukup lama menjadi incaran. Apalagi nilainya cukup besar,a��a�� katanya.

Sementara itu, anggota DPRD KSB Dinata Putrawan mendesak aparat terkait untuk segera menyelesaikan masalah ini. Apalagi, satu-satunya temuan BPK yang belum bisa dituntaskan oleh Pemda KSB itu hanya masalah Trilion. a�?a��Kalau temuan lain selama ini sudah bisa di-clearkan. Nah Trilion ini tidak tuntas-tuntas juga. Ya sebaiknya, aparat hukum segera masuk,a��a�� sarannya. (far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka