Ketik disini

Metropolis

DAU Tidak Pengaruhi APBDP

Bagikan

MATARAMA� a��A� Sekda Kota Mataram Effendi Eko Saswito menanggapi dingin kabar yang menyebutkan penundaan transfer DAU hanya sampai November. Ia mengatakan itu hanya baru sebatas informasi lisan saja. Belum sampai putusan dari menteri keuangan.

a�?Itu baru info saja,a�? kata Eko.

Lagipula, Eko menilai ditransfer atau tidak, DAU ini tidak merubah postur belanja di APBD Perubahan tahun 2016. Sebab sulit dimasukan, dengan skema empat bulan. Belum lagi hasil evaluasi APBD Perubahan tahun 2016 dari provinsi sudah sudah selesai.

a�?Kita tunggu saja, sebab kita juga sudah didesak untuk segera (mengeksekusi anggaran),a�? imbuhnya.

Kalaupun benar-benar cair, pemerintah tidak serta merta bisa mengeksekusi anggaran itu. Jika diharuskan tetap memasukan dalam anggaran tahun 2016, tentu mekanismenya harus menunggu penjelasan dari menteri keuangan, melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

a�?Kita tunggu saja, PMK-nya seperti apa,a�? cetusnya.

Kepala Bappeda Kota Mataram Lalu Martawang mengatakan, jika skema rasionalisasi memang sudah terlanjur untuk empat bulan. Karenanya saat ini, pemkot fokus memaksimalkan serapan anggaran yang telah disetujui. Sehingga jangan sampai hingga akhir tahun, program kegiatan yang telah direncanakan tidak berjalan maksimal.

a�?Saya kira teman-teman sekarang memastikan serapan anggaran hingga akhir tahun bisa sesuai target,a�? kata Martawang.

Jika anggaran DAU Desember ditransfer, tentu sudah terlambat memasukan dalam belanja di semester akhir tahun 2016. Karena itu, opsinya bisa jadi akan menjadi pemasukan untuk anggaran tahun 2017.

a�?Tapi,tetap kita tunggu seperti apa PMK-nya,a�? tandas ia.

Seperti diketahui, DAU ditunda pembayarannya oleh pemerintah pusat. Hal ini mengacu pada Peraturan Kementerian Keuangan, Nomor 125 / pmk.7/2016, tentang Penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) untuk 169 daerah, sebesar Rp 19,418 triliun. Daerah-daerah ini, dinilai memiliki kapasitas fiskal yang tinggi dan sangat tinggi. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka