Ketik disini

Metropolis

Gak Mau Ah di PHP Investor

Bagikan

MATARAM a�� Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana melemparkan wacana membentuk tim assessor untuk para investor yang ingin menanamkan modal di Kota Mataram. Pembentukan tim ini diakui Mohan, sebagai respon atas banyaknya rencana investasi di Kota Mataram, tetapi berujung ketidakpastian.

a�?Ya pemberi harapan palsu (PHP), sering begitu,a�? kata Mohan.

Mohan mengungkapkan, selama ini Kota Mataram punya catatan kurang menyenangkan terhadap sejumlah investor. Ia mencotohkan, pada kasus Mataram Water Park (MWP) saja, beberapa investor sudah menyampaikan keinginannya mengelola aset daerah itu. Nyatanya, tidak ada satu pun yang serius mengelola.

Karena itu, tim assessor nanti diharapkan mampu memetakan calon ivestor yang menawarkan menanamkan modal di Kota Mataram. Tidak hanya memberikan informasi tentang calon investor seperti track record selama berinvestasi dan tingkat keseriusan, tapi tim assessor juga diharapkan dapat memberi masukan wilayah mana saja yang potensial dikelola.

a�?Jadi ketika kami sampaikan pada publik, sudah benar-benar konkrit. Masalahnya, ini juga terkait kewibawaan pemerintah, sudah komunikasi dari awal saling menjajaki, buat MoU, tahu-tahu wanprestasi,a�? keluhnya.

Tim yang akan dibentuk masing-masing terdiri atas spesialisasi keilmuan. Dari pemerintahan, akademisi, hingga menguasai track record para investor. Semua demi memperkaya reverensi sehingga investor yang terpilih adalah pihak yang serius ingin mengelola daerah.

a�?Ini segera kita susun nama-namanya, kalau sudah, tinggal di SK kan agar bisa mulai bekerja,a�? tadasnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Mataram HM Noor Ibrahim menanggapi positif rencana pemerintah membentuk tim assessor. Apalagi, jika tujuannya adalah untuk pengelolaan yang lebih profesional.

a�?Kami bahkan sudah ingatkan pada eksekutif, dulu di dalam MoU ada semacam garansi investasi,a�? kata Noor.

Garansi investasi yang dimaksud adalah dengan memasukan dana investasi ke Bank Pembangunan Daerah (BPD). Itu sebagai jaminan keseriusan mereka, mengelola wilayah potensial usaha di Kota Mataram.

a�?Jadi, kalau memang bentul-betul serius, taruh uang di BPD sebagai jaminan,a�? imbuhnya.

Terkait nilai, dewan mempersilahkan eksekutif untuk menentukannya. Berapa pun porsentasenya, selama mengikat investor, tentu dewan akan mendukung. Jangan sampai kemudahan perjanjian kerja sama antara pemerintah dengan investor justu membuat para pemilik modal semaunya, tanpa ada rasa tanggung jawab moril atas kesepakatan yang telah dibuat.

a�?Toh juga uang yang jadi jaminan bisa dieksekusi kalau proyeknya sudah mulai dikerjakan. Pada prinsipnya kita punya good will bagi pengusaha yang mau ivestasi di kota, dengan catatan dia serius,a�? tandasnya. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka