Ketik disini

Giri Menang

Sampah Menumpuk, Masyarakat Cuek

Bagikan

Masalah sampah memang bukan hal baru di Lobar.A� Sudah bertahun-tahun masalah ini belum juga teratasi.

***

OBJEK wisata pantai merupakan destinasi unggulan pariwisata di Kabupaten Lobar. Pemkab Lobar dengan bangganya gencar mempromosikan potensi itu. Hasilnya pun kini sudah terlihat. Pantai di Lobar menjadi magnet bagi wisatawan untuk datang berkunjung ke Lombok.

Dengan panorama alam yang indah, ditambah lagi pasir putih yang masih alami, membuat pantai di Lobar semakin digandrungi. A�Namun sayang, persoalan kebersihan masih menjadi ancaman nyata pariwisata di daerah yang dipimpin H Fauzan Khalid ini.

Seperti yang terlihat di kawasan Pantai Duduk, Kecamatan Batu Layar baru-baru ini. Kondisi pantai yang indah, ternodai dengan kehadiran sampah. Pantai itu pun terlihat kumuh. Sampah berserakan hampir di sepanjang bibir pantai, juga di pojok pantai.

Kawasan ini seolah-olah dijadikan tempat pembuangan sementara (TPS) oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Lebih parah lagi, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut terkesan cuek.

Salah seorang pelaku wisata, I Nyoman Oka Jelantik mengatakan, keberadaan sampah di kawasan Pantai Duduk perlu mendapat perhatian serius. Baik oleh Dinas Pariwisata maupun Dinas Tata Kota Pertamanan dan Kebersihan Lobar.

a�?Seharusnya dikontrol terus, jika dibiarkan terus menerus akan merusak citra pariwisata kita yang sudah mulai membaik dan dilirik wisatawan,a�? sesalnya.

Apa yang disampaikan Oka Jelantik itu cukup berlasan. Sebagai pelaku wisata, dirinya kerap mendapat keluhan dari beberapa wisatawan yang diajak berlibur ke Pantai Duduk.

a�?Saya pernah dikritik oleh wisatawan yang saya bawa kesini (Pantai Duduk). Sebagai pelaku wisata, jelas itu sangat memalukan,a�? akunya.

Oka mengaku tidak berdiam diri. Ia bersama rekan-rekannya sempat turun membersihkan pantai Duduk. Sayang, aksi bersih-bersih sampah itu tak mendapat sokongan dari para pedagang dan pengunjung di kawasan pantai itu.

a�?Mereka malah tidak mau ambil pusing. Ini yang kita sangat sesalkan,a�? keluhnya. Selain berharap kesadaran masyarat, Oka juga berharap ada aksi nyata dari dinas terkait untuk menangani persoalan sampah ini.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Lobar Ispan Junaidi mengaku, persoalan sampah selalu menjadi kendala dalam dunia pariwisata Lobar. Namun kata dia, usaha pemerintah dalam menangani sampah di kawasan pariwisata selama ini akan sia-sia, jika tidak didukung oleh masyarakat.

a�?Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, masyarakat juga bertanggung jawab menciptakan iklim pariwisata yang baik,a�? katanya.

Sejatinya, potensi objek wisata pantai di Lobar untuk menjadi unggulan sangatlah besar. Apalagi, objek wisata sudah dilengkapi fasilitas pendukung, restoran , cafe, dan hotel. Jika dikelola dengan baik dan masyarakat sekitar menjaga kebersihan lingkungan daerah itu, bukan tidak mungkin, wisata di Lobar dapat bersaing dengan objek wisata lainnya di Indonesia yang sudah memiliki nama besar. (MUHAMMAD ZAINUDDIN/ Giri Menang/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka