Ketik disini

Metropolis

Pasar Mandalika Butuh Rp 11 M

Bagikan

MATARAM – Pasar Mandalika merupakan pasar terbesar di Kota Mataram bahkan NTB. Sayangnya di sejumlah titik, kondisinya masih jauh dari kata laik. Tempat berjualan yang pengap, jalan lorong yang becek, hingga pedagang yang berdesak-desakan adalah gambaran pasar tersebut saat ini.

a�?Untuk tahun ini kita tak ada anggaran (untuk perbaikan Pasar Mandalika),a�? kata Kabid Perdagangan, Dinas Koperindag Mataram Uun Pujianto, kemarin.

Untuk memperbaiki pasar tersebut, ia mengatakan butuh dana sekurangnya Rp 11 miliar. Hingga kini, Pasar Mandalika masih kekurangan satu blok untuk pertokoan dan satu blok lagi untuk los pedagang.

Dengan tambahan blok itu, pengaturan pedagang bisa lebih maksimal. Titik-titik kumuh di pasar juga bisa dikurangi, setelah pedagang dipindahkan di lokasi yang lebih laik. Dana tersebut, juga bisa digunakan untuk pengerjaan saluran drainase.

a�?Supaya tak ada lagi becek-becek kalau hujan,a�? ujarnya.

Dengan jumlah pedagang yang mencapai lebih dari seribu orang, kini yang tertangani dengan baik hanya 900 pedagang saja. Mereka sudah ditempatkan di sejumlah toko dan los dengan meja untuk pedagang kecil. Pemisahan sesuai jenis dagangan juga sudah dilakukan di sejumlah titik. a�?Keinginan kita itu menyeluruh di semua bagian pasar,a�? sambungnya.

Perbaikan pasar-pasar tradisional menurutnya memerlukan anggaran yang tak sedikit. Sementara itulah yang selama ini menjadi kendala. Tahun ini praktis hanya pasar Perumnas saja yang dikerjakan.

a�?Kebon Roek kita juga belum ada anggaran,a�? ujarnya.

Kondisi Pasar Mandalika ini kerap dikeluhkan pengunjung, termasuk pedagang. a�?Becek, pengap, sumpek, penuh sesak,a�? kata Rohidah, seorang pedagang sayur menggambarkan lokasi berjualannya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka