Ketik disini

Bima - Dompu

Wali Kota Enggan Bahas Aset

Bagikan

BIMA – Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin tidak ingin lagi membahas soal pengalihan aset. Karena keinginan pemerintah kota untuk meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) sudah tercapai.

”Kita tidak ingin lagi bicara tentang aset. Kota maupun Kabupaten Bima sudah sama-sama meraih WTP,” katanya usai bersilaturahmi dengan Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri di Kantor Bupati Bima, belum lama ini.

Masalah aset, kata dia, sudah diserahkan sepenuhnya pada Bupati Bima. Karena aset yang ada merupakan milik Tuhan dan masyarakat Bima.

A�”Bagi saya, soal aset sudah tidak ada masalah,” ujarnya.

Dijelaskan Qurais dulunya dia mempersoalkan aset milik Kabupaten Bima yang ada di wilayah Kota Bima. Karena saat itu dia ingin memperbaiki data jumlah aset yang ada agar bisa meraih WTP.

”Sekarang WTP sudah kita dapat. Sekarang kita fokus membahas bagaimana Bima bisa aman,” katanya.

Kasubag Pemberitaan dan Informasi Humas Setda Kabupaten Bima Suryadin mengatakan, aset Kabupaten Bima yang ada di Kota Bima masih banyak. Seperti sejumlah kantor SKPD dan RSUD Bima.

A�”Kita baru menyerahkan sarana pendidikan, yang lain belum. Ini karena kita masih 99 persen berkantor di wilayah Kota Bima,” terangnya.

Pengalihan aset,kata dia, tetap akan dilakukan. Namun, tergantung proses pemindahan Kantor Bupati Bima ke wilayah Kecamatan Woha.

”Tahun 2017 mendatang kita akan pindah ke Woha. Pengalihan aset pun akan dilakukan. Tentunya melalui negosiasi,” ujarnya.

Dikatakan, proses pemindahan aset tidak serta merta dilakukan begitu saja. Butuh proses, seperti harus ada persetujuan dewan.

Ia menambahkan, pemerintah Kota Bima pernah membangun komitmen dengan kabupaten. Mendukung pembangunan Kantor Bupati Bima di Woha.

A�”Dulu kita dijanjikan dana Rp 5 miliar. Tapi dana itu kita tidak tahu hingga saat ini,” pungkasnya. (dam/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka