Ketik disini

Metropolis

BNN Bakal Turun Tangan

Bagikan

MATARAMA�– Kepala BNN Kota Mataram Nur Rahmat mengatakan, pihaknya akan mengusut tuntas penjualan obat keras seperti Tramadol dan sejenisnya di Mataram. Ia bersama beberapa pihak terkait dalam waktu dekat akan turun melakukan penyelidikan.

“Tak hanya di Gomong tapi juga seluruh kelurahan lainnya,” tegasnya, kemarin (17/10).

Ia menuturkan, hingga saat ini BNN Kota Mataram masih menelusuri para penjual obat-obatan tersebut. Ia selalu menurunkan tim untuk melakukan sweeping. Hal ini dikarenakan banyaknya laporan yang masuk.

Namun, sejauh ini intensitas penjualan mulai menurun. Hal ini dipengaruhi penutupan gudang produksi di Bala Raja, Tangerang.

Terkait penjualan di Gomong, ia akan kembali menurunkan tim. Mereka akan menyisir para penjual. Termasuk adanya indikasi pelibatan anak di bawah umur dijadikan sebagai penjual. “Kita akan tanyakan pada mereka, siapa yang nyuruh,” ujarnya.

Nur Rahmat mengatakan, sasaran utama merupakan oknum penjual di belakang anak-anak tersebut. “Anak-anak itu hanya akan diberikan pembinaan jika terbukti memakai,” terangnya.

Ia menambahkan, Tramadol sebenarnya merupakan obat penenang. Namun jika penggunaannya berlebihan, dapat berbahaya pada syaraf otak.

Terpisah, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, Pemkot tak henti-hentinya melakukan penindakan. Mulai dari antisipasi hingga sweeping.

Ia tidak menutup mata jika kasus ini masih saja terjadi. Sebab itu, ia meminta seluruh pihak bersinergi satu sama lain untuk menanganinya. “Pemerintah, masyarakat dan semua pihak harus bersinergi,” tegasnya.

“Catat ini! Kita tidak akan berhenti. Kita nyatakan perang pada obat terlarang,” tandasnya. (fer/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka